Retrouvailles

Retrouvailles

  • WpView
    Leituras 454
  • WpVote
    Votos 105
  • WpPart
    Capítulos 17
WpMetadataReadConcluída sex, jan 4, 2019
Berawal dari senyum manis gadis mungil itu semangat hidupnya mulai kembali, hatinya yang gelap mulai mendapat cahaya dan hidupnya yang polos kini mulai berwarna.Tanpa dia sadar, gadis mungil itu telah menjadi candu baginya, senyumnya, tawanya, marahnya hingga duduk di samping mejanya adalah sebuah candu bagi seorang Ilham Arrayan. Cover by : @Pirassion
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Transmigrasi Adella
  • Penjara suci
  • The Photographer [REVISI]
  • Synced In Sin
  • The Price Of Obsession
  • Dusk In Your Eyes

!!FOLLOW SEBELUM MEMBACA💌!! Tasya Rahmadani, primadona SMA Erlangga, dikenal bukan hanya karena kecantikannya tapi juga karena kebiasaannya yang kejam-membuat pria jatuh cinta, lalu meninggalkannya tanpa perasaan. Di balik pesona manisnya, ia menyimpan sisi gelap: mempermainkan hati demi ego semata. Dan ketika para mantannya mulai memberontak, Tasya tak pernah risau. Ia punya satu tameng yang selalu bisa disalahkan-Adella Adiwara, sahabat cupunya yang terlalu baik untuk menolak. Hingga akhirnya, tameng itu hancur. Adella mati di tangan para mantan yang marah, dikorbankan oleh sahabat yang ia lindungi. Tasya? Ia tetap tertawa, hidup bahagia bersama pria-pria yang dulu ia sakiti, seolah tak terjadi apa-apa. Tapi kisah ini belum selesai. Della, seorang gadis dari dunia nyata, tak sengaja masuk ke dalam novel Tasya Milikku. Kini, ia berada dalam tubuh Adella sang korban. Bedanya, Della tak akan tinggal diam. Ia akan mengubah cerita yang ditulis dengan tinta kejam itu-atau mati mencobanya. Namun, dunia dalam novel ini bukan sekadar romansa remaja. Ini adalah dunia di mana cinta bisa menjelma menjadi obsesi, dan setiap pria yang mengelilinginya menyimpan niat yang tak bisa ditebak. Dari yang lembut namun berbahaya, sampai yang tampan tapi mematikan. "So pretty, baby." - pria pertama menatapnya seperti harta yang harus dimiliki. "Aku menyayangimu..." - pria kedua menyentuh pipinya dengan penuh luka. "Aku menjadi gila karena kamu." - suara berat pria antagonis itu terdengar seperti janji kutukan. "Bolehkan aku membunuh mereka semua?" - tatapan tajam pria itu nyaris menyayat. "Cinta butuh pengorbanan, bukan?" - figuran yang tak pernah benar-benar hanya figuran. "I love you and only you." - kalimat terakhir sebelum darah tercecer di lantai. Della kini dikelilingi oleh pria-pria yang tak hanya mencintainya... tapi juga terobsesi memilikinya. Dan di tengah semua itu, satu pertanyaan menggema dalam benaknya: "Kenapa gue harus masuk ke cerita sampah ini?"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo