Saksi Rasaku

Saksi Rasaku

  • WpView
    Reads 725
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 16, 2019
Bagaimana jadinya bila seseorang yang selalu kita kagumi, seseorang yang selalu saja muncul dalam pikiran, seseorang yang selalu mengisi ruang rindu, seseorang yang selalu kita langitkan namanya dalam doa, Berharap agar menjadi jodoh kita... Ternyata dia bukan takdir kita? Bukan jodoh kita? Bukan seseorang yang akan berjuang bersama kita? Bisakah membayangkan rasa yang dialami oleh Haneen Zahirah? Tentu saja berat untuk melupakan, sulit untuk meikhlaskan tapi itulah takdir yang ditetapkan oleh Allah untuk kisah Haneen dan itupun diterima oleh Haneen walaupun sangat menyedihkan baginya. High Rank #3 bertepuksebelahtangan (11.01.19) #2 bertepuksebelahtangan (12.01.19) #9 cintadalamdoa (17.01.19) ----- Bagaimana kelanjutan cerita Haneen? Jangan lupa baca yaaa...😊 #SaksiRasaku Afwan jika bahasa kacau dan penulisan berantakan, karena baru menjelajah dunia menulis. Mohon dimaklumi, semoga suka ya readers 🌹. REAL PEMIKIRAN SAYA! HARAP UNTUK TIDAK MENJIPLAK, ATAU PUN LAINNYA. Mungkin aku tidak tahu tapi "ALLAH SWT MAHA TAHU". Tolong hargai karya orang lain 😊 Bila ada kesamaan nama tokoh atau lainnya hanya kebetulan dan ketidaksengajaan. Syukron, Jazakumullahu khairan khatsiron. 🌹
All Rights Reserved
#69
hancur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • ZuNaya
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • takdir milik tuhan
  • TAKDIR HAYA | SEGERA TERBIT
  • Sedekat Nadi Sejauh Matahari [BELUM REVISI]
  • Mengaguminya Dalam Taat
  • Kita dan Sang Pencipta
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_

More details
WpActionLinkContent Guidelines