Diary Harianku

Diary Harianku

  • WpView
    LECTURES 114
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., sept. 16, 2018
Hanya setitik kalimat yang kurangkai tak karuan
Tous Droits Réservés
#232
katamutiara
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • f letters
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • Semua Memukul (✅)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • Rembulan Yang Sirna
  • My Wish
  • My SIN (GXG iam Lesbian)

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu