KASIH
  • WpView
    Reads 637
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 23, 2019
Tidak ada yang tau apa yang benar benar kita rasakan, selagi bisa dinikmati, mengapa tidak (?) 'Ini bukan perihal hati yang menuntutmu. Ini perihal aku yang tak ingin berhenti memikirkanmu' -kasih 'Ada yang berbeda. Caramu menatapku, memperlakukanku dan menganggapku. Ada yang salah. Ntah dari bagaimana ku tersipu atau bagaimana aku merindu' -lovia Takdir yang terus memutar seperti memainkan mereka berdua. Keadaan yang tak pernah menyerasikan hubungan mereka. Kisah rumit tanpa drama. Bagaimana bisa mereka mengatasinya? Hay, aku bukan penulis yang baik. Jika ada kekurangan yaa maapin yak. Wajar manusia. Bagi yang homophobic boleh exit aja, jangan dimarahin yaa akunya da gimana lagi. Kalau suka boleh, kalau ngga suka juga boleh. Manusia mah bebaslah. Sekian, SalamHAHA ✌
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Soal Rasa 2
  • psychologycal
  • LOVE is YOU
  • Crush
  • Secret Admirer
  • Relationshit (Completed)
  • Devil Heart Angel [ GxG ]
  • Soal Rasa

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

More details
WpActionLinkContent Guidelines