Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

  • WpView
    Lecturas 164
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 26, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
Kau mengatakan bahwa kau memaafkanku. Kau tau kan awalnya aku memang tidak mencintaimu dan aku selalu mengkhianatimu tapi sekarang tidak lagi" Riana benar-benar frustasi. "Kau bohong Riana. Aku tau kau masih berhubungan dengan salah satu kekasih priamu itu. Aku tau" "Kau salah, aku tidak berhubungan denganya. Aku hanya-" "Menghabiskan satu malam dengannya?" Edmund memotong ucapan Riana. "Itu sungguh yang terakhir, Edmund. Dia menjebakku" "Kau bukan tipe wanita yang mudah tertipu" Cibir Edmund. "Aku punya bukti perselingkuhanmu selama ini Riana, aku bisa menggunakannya sebagai senjata untuk menggugatmu dipengadilan tapi aku tidak mau seperti itu Riana. Tolong tanda tangani saja suratnya, kita akan berpisah Baik-baik" "Kau bilang kau memaafkanku, kenapa kau tetap meninggalkanku?" Suara Riana terdengar putus asa. "Memaafkan dan menerima kembali itu berbeda, Riana"
Todos los derechos reservados
#456
perceraian
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ABOUT ME & YOU ( PART II ) COMPLETED
  • HE IS MY MINE!
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Cintaku dan Diamnya Kejora
  • The Handsome Devil's Romantic Kiss
  • Miss You Love
  • Time Release
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • TAK BERSAMBUT

'Kejar lah sesuatu yang memang seharusnya dikejar, jangan sia-siakan pengejaranmu itu karena jika penyesalan itu datang, kamu akan susah mengobatinya' Di ruangan itu hanya ada aku dan Ryan saja. Aku yang masih terlihat diam, Ryan pun mulai mengajakku ngobrol menyuruhku untuk duduk disebelahnya, aku membantu Ryan untuk memanggil suster membantunya membersihkan muka nya dan hal yang paling tersentuh disini adalah ketika aku duduk disebelahnya, Ryan langsung memelukku dan mengucap "aku kangen". You know what? I feel falling in love again with him. <3

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido