God with us

God with us

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Sebagian orang bilang jika ingin dihargai harus menghargai. Jika ingin dicintai harus mencintai. Jika ingin diperdulikan harus perduli. Tapi bagaimana dengan cerita seorang kakak beradik ini ya.... Seorang kakak yang harus menjaga adiknya, Seorang adik yang menyayangi kakaknya. Meskipun mereka selalu menghargai orang lain apakah orang lain akan menghargai mereka juga? Bagaimana kisah pilu mereka berdua? Kemana orangtuanya? Dan bagaimana cara mereka bertahan hidup diantara orang-orang yang bahkan tidak perduli kepada mereka? Apakah masih ada orang baik di dunia ini? Saling menyayangi, Saling menjaga, Saling kompak, Adalah bentuk kekuatan mereka, Tidak begitu juga, mereka percaya akan keadilan tuhan. Mereka hanya pasrah, pasrah bukan berarti menyerah! Mereka pasrah atas apa yang tuhannya berikan cobaan kepada mereka, dan mereka harus menjalaninya dengan ikhlas, tulus, sabar, dan tabah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • THE SECRET OF LIFE
  •  ANATHA
  • (Bukan) Keluarga
  • Senja dan Jingga
  • I'm sorry sister (End)
  • Aku Salah Memaknai Cinta
  • MY GUARDIAN BROTHER(COMPLETED)
  • Suarasa
  • Permainan Takdir [TAMAT]

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines