CEO Impian

CEO Impian

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 30, 2019
Ika berasal dari keluarga sederhan. Dari kecil, iya sudah memimpikan untuk menjadi istri sang CEO. Akan tetapi orang orang menganggap bahwa ika sudah gila. "Hahaha, sumpah hayalan lu lucu bener, ngayal jan terlalu tinggi ka ntar kalau jatoh sakit loh", begitulah kata kata yang sering ia dengar dari teman temannya. Akan tetapi itu tidak membuat ika putus semangat, iya yakin pasti hayalan itu akan jadi kenyataan. Hingga pada suatu hari Ika pun bertemu dengan marcel sang CEO tempat ia bekerja. Akan kah ika hidup bersama dengan marcel? **** WARNING 18++, mohon bijak lah dalam membaca, makasih:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Destiny of Chania and Lucas love
  • Falling [SEDANG REVISI]
  • My CEO  and Doctor is my husband
  • CINTA MAS DINGIN
  • Little Wife [COMPLETE]
  • Milk for Rayyan
  • F dan Z  ( and )

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines