Aku mulai menggoreskan tinta hitam diatas kertas yang putih.
Sesekali menyeka air mata dipipiku.
Berfikir. Mencoba menuliskan cerita tentang kita.
Tapi, pena hitamku tiba-tiba berhenti seiring berhentinya pergerakan tanganku.
Bingung.
Apa yang akan kuceritakan tentang kita?
Bukannya, semua itu, sudah berakhir bahkan disaat kita belum memulainya?
C O M P L E T E D
untukmu sang pemikat hati.....
sebuah perasaan memang harus diungkapkan...
maaf aku hanyalah wanita yang ditakdirkan untuk menunggu.....
menunggu sebuah kepastian dirimu....
menyatakan bukan hakku....
hingga sebuah perasaan itu terkubur dalam, karena kau bukan milikku, bukan untukku,karena kau memilih bersamanya.
bye: perindumu yang berharap kau bisa merasakan apa yang kurasakan.