Zahraya - Cinta Di Ujung Pure

Zahraya - Cinta Di Ujung Pure

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 12, 2019
Cerita ini berkisah mengenai retorika cinta yang dibuat si penulis, tentang zahraya, tentang cinta yang memurni dibuatnya, tentang hal-hal yang membuat dirinya lebih bermakna dari sebelumnya. Zahraya, ia yang centil mempesona, gayanya yang menarik, tutur kata yang membuat orang lain ikut tersenyum bersamanya. Perangainya yang baik, memikat dan menautkan hati. Ia sosok yang mewarna, ulet, pekerja keras, ia yang sangat humble, riang dan semangat tak pernah putus asa walau di ambang derita. Cinta antara Zahraya mewangi indah, baunya memikat dunia tuk melihatnya, kasih sayangnya berbuah manis, menekan angkara dan menebar arum segar merona.
All Rights Reserved
#616
filosofi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Halalku (Alisyia_Alka) [Revisi]
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Naya
  • CRAZY GIRL (END)
  • Strong Girl
  • save me
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 ��𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪

Netra itu, adalah netra yang selalu aku rindukan, dibalik netra bundar itu selalu ada kebahagiaan dan kecerian yang menenangkan dan meneduhkan disaat yang bersamaan, akhlak mu turut menjadi sesuatu yang amat kurindukan, kasih sayang dan cinta yang kau berikan padaku itu tak akan dapat ada yang menggantikan Penyesalan yang pernah kau rasakan saat dengan tak sengaja kau meninggikan suara mu dihadapanku, saat aku tengah tersulut emosi dan menumpahkannya padamu, yang bisa kau lakukan hanya diam dengan air mata yang mengalir dikedua pipi saat disepertiga malam mu, kau hanya mengadukan semuanya padaNya, dan kau tau, itu yang membuatku mencintaimu "ana uhibbuki fillah ya zaujati" Syia membuka matanya "ahabbakalladzi ahbabtanillah ya zauji" kini ia menatap mata Syia dalam, ia yakin ia akan sangat merindukan netra bundar milik istrinya "Kau adalah Kekasih dan Cinta Halalku" ucapnya, sebelum perlahan mendekat dan mencium kening Syia, menyalurkan rasa kasih sayang dan cinta yang tulus untuknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines