Abstrud Man Is My Uncle

Abstrud Man Is My Uncle

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 5, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"May bagaimana sekolah mu, lancar? "Tanya Nuri membuka suara "Lancar kek "kata Maya "Kapan sekolah mu selesai nak, kamu sudah kelas XII kan " kata Mirna ikut bersuara "Sekitar empat bulan lagi nek, mungkin setelah ini Maya akan di sibuk kan dengan kegiatan les untuk persiapan ujian nasional nek" kata Maya memberitahu "Lalu dimana kau akan melanjutkan kuliah mu?" Tanya Dirman, seorang menantu di rumah itu "Belum tau om, Maya belum memberitahu ibu tapi Maya dapat undangan kuliah dari fakultas kedokteran " kata Maya "Bagus itu, kalau nanti kamu mau kuliah dan ada kendala bilang sama om biar nanti om bantu "ucap Dirman menawarkan "Iya om "kata Maya "Dan kau Oman, bagaimana hubungan mu dengan istri mu itu " tanya Nuri pada putranya "Kemungkinan aku akan bercerai dengan Maria pa"kata Oman dengan suara berat dan datar "Apa tidak bisa di paertahankan lagi nak , kalau kamu dan Maria bercerai bagaimana dengan nasib Tika, kamu nggak kasian sama anak kamu" kata Mirna menasihati . sambil mengambil nasi untuk suaminya "Ma walaupun aku dan Maria bercerai Tika tidak akan kekurangan kasih sayang ma, aku sudah mencoba untuk memperbaiki rumah tangga kami tapi pada akhirnya itu terasa lebih sulit ma" kata Omar dengan suara berat. terlihat jelas kekecewaan di wajahnya, menerima kenyataan bahwa rumah tangga nya sedang diambang perceraian. "Ya sudah, mama percaya kamu tau apa yang terbaik untuk masalah kalian "kata Mirna percaya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUNGKAM
  • Dosen Killer | END✔
  • Arsyilazka
  • Angel To Raya (END)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • my children but, not my child (END)
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • tentang sebuah rasa
BUNGKAM

Kiana Zulfa Zahira nama yang indah tapi tidak seindah kisah hidupnya Mulai dari kekerasan, dibanding²kan, harus selalu mengalah, bahkan sampai di bully harus dia terima. "Berhenti ayah sakit hiks...hiks... jangan pukul kiana lagi, kiana janji gak nangis lagi hiks..."ucap kiana. "Kalau ayah masih denger tangisan kamu, nanti ayah kunciin kamu dikamar mau?"tanya ayahnya. "Enggak ayah kiana janji gak akan nangis lagi"balas kiana yang tidak berani menatap ayahnya. 🌹🌹🌹🌹🌹 "Kalau orang lagi ngomong itu dijawab bukan malah ditinggal"ucap Laras. Saat kiana ingin bangun kaki Laras lebih dulu mendarat diatas tangan kiana tentu kiana meringis kesakitan. "Awsss, sakit Laras"ucap kiana. "Sakit ya yudh kalau gitu gw tambahin aja biar makin sakit"ucap Laras. 🌹🌹🌹🌹🌹 "Ayah sudah bilang sama pak Abyan kamu mau menerima pernikahan ini, dan pernikahan kalian akan diadakan seminggu lagi hanya dihadiri keluarga inti"ucap Evan. "Apa kiana punya pilihan yah?"tanya kiana. "Terima atau keluar dari rumah ini dan jangan pernah anggap saya sebagai orang tua kamu lagi"jawab Evan. Dipaksa bungkam oleh keadaan yang menyakitkan 🌹🌹🌹🌹🌹 "Dipaksa diam dan tidak boleh melawan" Kiana Zulfa Zahira🥀

More details
WpActionLinkContent Guidelines