Malamku Tanya Ceritaku

Malamku Tanya Ceritaku

  • WpView
    LECTURAS 0
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 26, 2018
WpInfo
No ficción
Sang pujangga bilang, betapa indahnya sang malam. Penuh bintang yang temani sang kuning rebulan. Waktu yang tepat untuk dipilih sebagai nuansa santai. Kadang sunyi dengan syarat ketenangan jiwa suasanya kadang juga sibuk sendiri menaungi hiruk pikuk kegiatan umat manusia. Setiap harinya, sang malam bertaruh dengan takdir setiap jiwa yang hidup. Kau kadang menyalahkan malam yang datang, kadang pula kau bersyukur dengannya, belum lagi kau berbincang dengannya, tanyakan apakah dia yang disana tengah melakukan hal yang sama. Banyak cerita bukan, tapi aku hanya akan menceritakan bagianku. Sebuah cerita lain, yang mungkin tak dimiliki orang lain. Aku tidak meminta untuk hanya dibaca, perhatikan bagaimana malammu selanjutnya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Destiny
  • Laut dan Langit
  • The One That Got Away
  • OBSESSION - satzu (END)
  • Titik Yang Benar
  • Roommate (SATZU) END.
  • Seperti Bintang ✔️(SHORT STORY)
  • Itsumademo

Kalau tahu akan jadi seperti ini jadinya, kenapa aku tidak mulai dari awal cerita dalam diam ku? Rasanya menyenangkan hanya bicara dengan hati. Tidak perlu mendengarkan yang lain bicara, cukup dengarkan hati ku. Ku rasa senja juga melakukan yang sama seperti ku. Tanpa perlu memperdulikan cicit burung dan suara binatang-binatang lain. Dia tetap menarik matahari ke arah barat. Tanpa perlu mengindahkan permintaan manusia yang meminta cahaya indahnya agar jangan cepat pergi, tapi dia tetap bergelung untuk mengubah langit jingga menjadi hitam. Ah, mengapa tak ku lakukan sejak dulu?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido