Akhir Dari Sebuah Senja

Akhir Dari Sebuah Senja

  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 3, 2018
Dia senjaku. Senja yang ku sukai dan mungkin juga ku cintai. Senja yang sangat indah sekaligus mengagumkan. Sehingga aku selalu saja terpatung ketika melihatnya muncul disore hari yang terang. Senja yang berhasil mengunci rapat bibirku ditengah keterpukauan yang sedang ku rasakan. Walaupun dari jarak yang begitu jauh tetapi aku selalu berusaha keras untuk menggapai lalu menyentuh rupanya yang begitu indah dan berakhir dekat dengannya. Aku tak ingin dia pergi ataupun menghilang. Aku tak ingin dia meninggalkanku bersama malam yang gelap dan sepi yang begitu mencekam. - - - - - Ekhemmm (supaya kayak cool gitu wkwk) Balik lagii nihh dengan cerita seru lainnya pastinyaa Jangan jadi siders aja lohh yaa Ai lop yuu Dibaca aja awas kalo gak dibaca... Gak papa juga sih Tau ah bego nih si awtor
All Rights Reserved
#166
rain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Jingga
  • Senja dan Rahasianya [END]
  • LANGIT SENJA  (End)
  • Senja
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Lewat Mediasi (TAMAT)
  • Senja, Hujan, & Nata
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Seindah Senja
  • Come's Of Love

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines