DUA SISI
  • WpView
    Reads 1,103
  • WpVote
    Votes 177
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 7, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aku punya sebuah buku. Buku yang sudah lama. Bukunya sangat bagus. Kapanpun aku merasa sedih, senang atau hampa, aku membacanya. Aku akan mengingat kutipan dari situ karena sering membacanya. Tapi belakangan ini buku itu terasa agak aneh. Ya, tiba-tiba saja. Walaupun aku membaca kalimat yang pernah kutandai, aku tak tahu kenapa aku menandainya. Padahal itu buku yang telah kubaca berulang kali, tapi aku terus melihat kalimat-kalimat baru. Aku menyadari bahwa banyak kalimat yang terlewat. Rasanya seperti aku membaca buku baru. "Bukan bukunya, hati pembacanya yang sudah berubah."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Kamu Dan Dia
  • CHAVANDA (End)
  • GENTAWA✓
  • My Perfect Husband
  • Kapan Kau Kembali?
  • Arsyilazka
  • TAKDIR ALYA
  • Silent, Please! (Re-up)

Kebahagiaan yang aku miliki ada padanya,Dia yang membuat hidup ku jauh lebih berwarna.Kasih dan sayangnya menjadi candu tersendiri untuk terus kunikmati. Satu hal yang harus aku ingat!dia hanya seorang sahabat dan tak mungkin bila cinta menghancurkan segalanya.. Tapi kita tak kan pernah tau,cinta hadir untuk siapa kan?Pun skenario Tuhan tak bisa terelakkan... So,apa salah sahabat jadi cinta?Menurutku Tidak! Akankah persahabatan ini terus berjalan?atau akan berakhir ditengah jalan?Entah karna hadirnya cinta atau bahkan orang ketiga? Jika memang ada cinta diantara kita,biarkan ini berjalan dan jangan pernah untuk mengakhiri apa yang seharusnya tidak engkau tinggalkan. Dan jika ada orang ketiga diantara kita,ijinkan aku ikhlas menerima,bila kebahagiaanmu memang ada pada dirinya.Tapi kumohon jaga hatiku bila cinta ini mulai tumbuh,untuk sementara waktu atau untuk selamanya aku pun tak tau.. Aku harap itu semua hanya mimpi.karna aku tak ingin terlalu jauh untuk tersakiti.Bila rasamu hanya menyayangiku tanpa menuntutnya lebih,biarkan aku memendam rasa ini agar tak terlalu dalam untuk menyayangimu jauh sebelum cinta itu hadir..

More details
WpActionLinkContent Guidelines