Story cover for Pink Donut by shintiacaroline453
Pink Donut
  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 12
Complete, First published Aug 27, 2018
Mature
*PINK DONUT*

"Maaf kak aku gk bisa" ucap Manda pelan.

"Kenapa?" Tanya seseorang tersebut.

Manda hanya terdiam dan menundukkan kepalanya.

"Apa karena dia?!" 

Manda terkejut dan menatap orang tersebut. Keduanya saling menatap lama.

"Jangan sangkut pautin dia, dia gak ada hubungannya sama masalah ini!"

"Terus karena apa!?

Manda menundukkan kepalanya lagi, dan tanpa disadari air mata keluar begitu saja membasahi pipi cuby Manda. 
Manda menghembuskan nafas berat, dan bersiap untuk menjelaskan semuanya, unek unek yang selama ini ia pendam sejak dulu.


***


Read ok!!👍👍
Vommentny jngn lupa😊
All Rights Reserved
Sign up to add Pink Donut to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
GHAVARI  by alghisty_
11 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
You may also like
Slide 1 of 9
Firefly • completed cover
The Dating (Hiat) cover
ManDavano cover
BEFUDDLES (SELESAI) cover
Little Strawberry Girl  cover
TERIMAKASIH LUKA cover
BROKEN cover
GHAVARI  cover
EUPHORIA [COMPLETED]✔ cover

Firefly • completed

73 parts Complete

#VERNANDOSERIES 4 👸🏻 Dalam hidup, Aresh tak pernah menyesali semua pilihan yang telah dipilihnya. Kalau pun salah memilih, ia pasti berusaha mengatasi. Tapi, semenjak hari di mana Nada tak sengaja menumpahkan jus alpukat untuk kesekian kali di jaket limited edition-nya, Aresh mengaku dirinya sangat menyesal telah memilih gadis itu sebagai pengganti Dita, sekretaris OSIS yang tengah terbaring di rumah sakit akibat kecelakaan. Tiada hari Aresh tenang karena kecerobohan dan kepolosan Nada yang selalu saja memancing emosi. Namun juga kerap kali membuat Aresh gila karena gadis itu selalu tersenyum bahkan terkekeh saat ia membentaknya. "Berkasnya dicopy, Nad! Bukan dikasih kopi!!" marah Aresh di ruang OSIS, hingga membuat anggota yang lain bergidik ngeri. Namun, di sana, Nada justru mengulas senyum lucu, "hehe." Aresh menjambak rambutnya keras, "Nad, ke lapangan, yuk?" "Ngapain, Resh?" "Mandi bola. Ya, berantem, lah, Si Bego!" "Wah kayaknya seru, tuh, berantem sambil mandi bola. Ayok!!" Sementara Nada tersenyum ceria sambil bertepuk tangan, Aresh kini menggedor-gedor kepalanya ke tembok. "Ya Allah, berilah hamba kesabaran, Ya Allah!!" Copyright. 2020 oleh nafiaaw ✨🐝✨🐝✨🐝 Selamat datang di dunia kerlap-kerlip! 🐝✨ Hehe. #1 in Remaja (01 Jan 2021) #1 in Humor (23 Mei 2021)