RATA (TAMAT)

RATA (TAMAT)

  • WpView
    Reads 460,115
  • WpVote
    Votes 13,503
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2020
(New Stories) 25/05/2019-2023 Mengandung unsur kisah nyata Under revision Tiara Sayya, gadis pendiam dengan banyak cerita tanpa pendengar. Kehidupannya mungkin tampak membosankan, namun itu jauh lebih rumit dari matematika dan fisika. Lebih dramatic daripada ftv. Bahkan kisah percintaan yang tak pernah Tiara harapkan malah terjadi di usia remaja nya, cinta monyet di masa sekolah yang malah makin nambah masalah hidupnya. "Gue kira lo cewek baik-baik, belagak polos, taunya brengsek banget, gak punya hati bisanya playing victim" "Gue gak pernah bilang gue cewek baik-baik" Warning Minimal vote hhe
All Rights Reserved
#995
17
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLASS F
  • Rival, Jadi Pacar?
  • Rasa Tanpa Suara
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • GALANG [SELESAI]
  • Takdir cinta DARA (Completed)
  • Ketua Kelas [RE-PUBLISH]
  • OBSESI ( 2021 ) series :  " Arga & Tiara "
  • She is Queen
  • 4A
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

More details
WpActionLinkContent Guidelines