Ahlan Wa Sahlan Client

Ahlan Wa Sahlan Client

  • WpView
    Lecturas 219
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 24, 2018
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
Tidak semua yang hijrah bisa istiqomah. Itulah yang saat ini sedang ku perjuangkan menggapai istiqomah. Hijrah bukan berarti aku ingin mendapat pasangan yang lebih baik namun hijrah ku semata-mata untuk menggapai RidhoNya. Perihal jodoh ku serahkan semua pada sang Maha Pengatur. Aku hanya ingin Alloh mengirimkan satu pria yang paling baik diantara yang baik yang bisa menuntun ku menuju Jannah Nya menjadikan ku ratu di istana Sakinahnya membawa keluarga pada Mawaddah serta membimbing ku dan keturunan nya pada Warrohmah
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]
  • Hafira Hijrah (End)
  • Ketika Halal Bersamamu - [[ Sudah Terbit Versi E-Book ]]
  • Jodoh Terbaik ✅
  • Rihlat Tawila "Perjalanan Panjang Menggapai Ridho Allah"
  • Aurellia, Love Story
  • Untukmu Yang Di Lauhul Mahfudz
  • Cinta tak keliru (END)
  • ISTIKHARAH CINTA
  • Perjalanan Halal (SELESAI)

Tinggalkan cerita ini jika membuatmu lalai. "Aku yakin. Allah beri ini semua karena Allah udah siapin hal terindah setelah ini." -Rayyaza Shayla Danendra. "Izin sebut nama lo dido'a gue, ya. Gue siap kecewa kalau seandainya kita berdua gak bersama." -Habibil Alfa Ramadhan. Bunga itu... Telah mengering seiring berjalannya waktu. Tapi, tidaklah mungkin ia melupakan siapa yang memberi sekuntum mawar merah yang mulai menyoklat itu. "Selamat hari ibu untuk ibu dari anak-anak ku. Terimakasih sudah menjadi wanita hebat dihidupku, ya. Mawar ini, pertanda bahwa aku, sangat mencintaimu, " ujar laki-laki itu sangat manis. Sebuket mawar itu dipajang indah dilemari kaca yang tinggi. Harumnya begitu menyerbak, dan kelopaknya yang begitu segar. "Terimakasih,ya. Aku gak tau lagi mau ngomong apa selain terimakasih. Hanya kamu, laki-laki yang bisa menerima kekurangan ku. Terimakasih,ayah dari anak-anakku." Wanita itu menghapus air matanya yang mengalir dipipi ranum nya. -selamat membaca-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido