Story cover for Psycho by beelaytan
Psycho
  • WpView
    LECTURAS 107
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 107
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado ago 28, 2018
Contenido adulto
"Hhhh... Hhh.. tidak! Tolong jangan lakukan ini!! Apa salahku!! Argh!! Tolong!!" 
Lelaki itu, mulai menempelkan pisau kecilnya di pipi mulus gadis tersebut dengan senyuman evil dan tatapan tajamnya.
"Srett.."
"Tsak.."
"Arggghhh"

"Percayalah aku tidak akan membiarkan targetku tersisa. Karena kalian adalah segerombolan sampah di dunia ini" gumam orang itu seraya membawa pisau bersimbah darah.

Hingga saatnya tiba,semua berubah saat dia bertemu dengan seorang gadis.

Apakah yang akan terjadi selanjutnya?
Siapakah yang dapat merubahnya??
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Psycho a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
ADIKARA ELUSIF de blackcurrantbery
39 partes Continúa
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
[Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️ cover
Agen 0T9 FBI criminal case cover
ADIKARA ELUSIF cover
My Doll [1001 Expression Of Pyschopath] cover
Exo M VS Exo K (School Ver) cover
I'm Waiting [CHANBAEK] cover
Truth or Dare? [Park Chanyeol]  cover
Stendhal Syndrome: Love Your Smile cover
Never Leave (exo - Park chanyeol)  cover
KAIREL [END] cover

[Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️

13 partes Concluida Contenido adulto

🔞 "Kau tidak membodohiku, kan, Mark?" Haechan bertanya sambil meletakkan kepalanya di dada Mark. Pikiran Mark menyuruh untuk mendorong perempuan itu menjauh, tetapi tubuhnya melakukan hal sebaliknya karena tangannya kini justru mendarat pada rambut Haechan. "Mengapa menurutmu begitu?" Dia mengangkat bahu. "Kau tidak terlihat jahat. Kadang-kadang kupikir kau hanya mahasiswa biasa, dan ini hanya sebuah permainan dare. Aku hanya ingin memastikan, apakah kau akan menepati janjimu? Aku sebenarnya mempertaruhkan nyawaku dengan memata-matai dia, dan aku tahu bahwa dia adalah orang yang berbahaya. Aku hanya ingin memastikan aku akan mendapatkan hasil sesuai kesepakatan." Mark tidak perlu memandang untuk mengetahui kekhawatiran Haechan. Bagaimanapun, kekhawatiran seperti itu memang pantas ada. Keduanya hidup di dunia di mana kepercayaan sulit dihasilkan dan didapatkan. Haechan punya hak untuk ragu. "Aku bukan orang yang seperti itu," jawabnya. "Aku berniat menepati janjiku. Ketika semua ini selesai, aku akan membeli kebebasanmu, lalu kau bisa meninggalkan tempat ini dan melakukan apa pun yang kau inginkan." Original story: Rainy_Summer Alih bahasa: yourdayssi