We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aimless Game | Epilog - Sequel

Aimless Game | Epilog - Sequel

  • WpView
    Reads 25,243
  • WpVote
    Votes 3,663
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 16, 2019
WpInfo
Fiction
Mystery
Aku akui, mereka memang memiliki banyak masalah dan mereka menakutkan. Aku tau, jika mereka tidak suka diganggu. Mereka tidak suka wilayah mereka diganggu. Semua dari mereka memiliki masa lalu yang kelam, dan harus dipertemukan menjadi sahabat. Membuat mereka terlihat menjadi berandalan. Aku sama seperti orang-orang lainnya yang percaya begitu saja pada kata-kata orang. Karena didukung penampilan mereka yang terlihat seperti berandalan. Mereka kumpulan orang bermasalah, tapi gadis-gadis disana juga tidak menolak jika kumpulan berandalan itu memang tampan. Aku pernah bertemu dengan mereka secara langsung, dan mereka memang memiliki wajah-wajah kelam. Tapi.. Aku tau satu hal setelah, salah satu dari mereka pernah menyelamatkanku. Mereka memang buruk, tapi mereka masih memiliki hati. Mereka hanya berkumpul untuk saling memahami, karena tidak ada yang memahami mereka. Bagaimana aku bisa tau? Aku telah menjadi bagian dari mereka. Apa yang aku dapatkan? Aku mendapat julukan berandal juga. Aku menyesal? Tidak sama sekali. Kenapa? Karena mereka adalah yang terbaik. Aku mencoba mengeluarkan mereka dari kegelapan dunia dengan sisa-sisa hati dan perasaan yang masih utuh dari mereka. Dan keutuhan hati ku juga. Tidak ada pengeditan cerita maupun kalimat, jadi di kata-katanya masih berantakan.
All Rights Reserved
#749
gfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMBIVALENT
  • Our Destiny (END)
  • Don't Leave Me, Please![ End ]
  • My Interlude[Complete]
  • MAGENTA ✓
  • MORALLESS
  • ABYSS🍀
  • Under Suit ✓
  • JUST ONE MONTH | Taekook [END]
  • MONOLOG

ambivalen/am·bi·va·len/ /ambivalén/ (a) bercabang dua yang saling bertentangan "Kau peduli padanya. Kau tertarik dengan gadis itu, hyung. Itu tidak bisa di sangkal." "Kami tidak mungkin bersama, terlalu banyak perbedaan." "Kau bukan biasku lagi!" "Tidak usah syok begitu, aku yakin kau sudah sadar kalau aku tertarik padamu." "Tidak mau." "Dia belum mengatakannya? Pengecut sekali." "Apa kau juga menyukaiku?" "Kau tidak mencoba diet atau semacamnya kan?" "Kau, punya rambut?" bodoh, pertanyaan bodoh, membuatnya ingin memukul kepala Yoongi. "Diamlah, dasar mesum!" "Pengalihan isu." ide itu membuat mereka terdiam. "It's okay. Kau bisa mengatasi ini. Jangan merepotkan Yoongi, dia sedang sangat sibuk kali ini. Kau bisa mengatasinya. Semua akan baik-baik saja." "Jadi pilihannya hubunganku atau karirku?" Mereka tahu, sejak awal ini tidak akan mudah. Tapi mereka tidak tahu jika akan sesulit ini. Apa mereka mamang tidak berhak bahagia?

More details
WpActionLinkContent Guidelines