Bully Boy and Nerdy Girl

Bully Boy and Nerdy Girl

  • WpView
    LETTURE 806,951
  • WpVote
    Voti 30,556
  • WpPart
    Parti 52
WpMetadataReadCompleta dom, giu 7, 2020
Cewek kacamataan yang culun masuk ke sekolah baru nya. Tapi disana dia malah di bully habis-habisan. Sampai ada yang nyantol di hati tuh... Copyright © by cindygarfield
Tutti i diritti riservati
#162
giselle
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Arunika
  • Cupu And BadBoy (On Going)
  • [1]Bad girl
  • I'm Fake
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • KAYANA
  • I am their Lover's [Sequel our's]✔️
  • SHILA [END]
  • My (Nerdy) Girl
  • Setelah Penantian Lama (Kaizo x Readers)
Arunika

Baca aja duluu bestii, pasti menarik kok. Dijamin, hehe ____________ SMA Bumi Nusantara, sekolah terbaik di Indonesia. Dengan segudang prestasi yang mencetak para alumni berkualitas. Banyak media yang kerap memberitakan betapa unggulnya sekolah ini. Dan Keisya Renata, telah resmi menjadi bagian dari sekolah tersebut. Tapi Ironisnya, apa yang diberitakan tak sesuai realitas yang ada. Hukum dan sistem didalamnya tumpul ke bawah. Sekolah ini adalah surga bagi yang berkuasa, dan neraka bagi yang tak berdaya. Awalnya Keisya berpura-pura untuk tak peduli. Sampai akhirnya sebuah kasus menyeretnya untuk menjadi target para penguasa. Dari situlah perlawanan Keisya dimulai. ______ Keisya memejamkan mata. Napas gadis itu memberat. Ada dua hal yang bisa ia lakukan. Tetap diam, menahan semuanya, membiarkan ini berlalu begitu saja. Atau melawan. Tapi sialnya, darah Keisya sudah mendidih. Persetan dengan konsekuensinya. Tanpa peringatan, tangannya menepis cengkeraman Michella, lalu dalam gerakan cepat, ia memelintir tangan gadis itu. Michella berteriak. Wajahnya terkejut bukan main. Tapi Keisya tidak berhenti sampai di situ. Ia membalas jambakan tadi dengan lebih kasar, membuat Michella mengerang kesakitan. "Apaan sih lo?!" Michella mengumpat. "Apaan sih lo?!" Keisya menirukan nada suara Michella dengan mengejek. Lalu, dengan satu dorongan kuat, ia melempar tubuh Michella hingga gadis itu tersungkur ke lantai. Semuanya membeku. "Eh, berani banget sih lo-" Lucy maju, tapi Keisya lebih cepat. Satu tendangan terarah tepat mengenai perut Lucy, membuat gadis itu jatuh terduduk sambil meringis. Keisya menarik napas, lalu melempar tasnya ke lantai. Tangannya menggulung lengan seragam ke atas. "Yuk, rame-rame gue ladenin," tantang Keisya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti