Story cover for Rainfall by earthstreaks_
Rainfall
  • WpView
    LECTURES 8,398
  • WpVote
    Votes 487
  • WpPart
    Chapitres 19
  • WpView
    LECTURES 8,398
  • WpVote
    Votes 487
  • WpPart
    Chapitres 19
En cours d'écriture, Publié initialement août 28, 2018
"Aku, setetes hujan yang      
tersesat diantara langit dan bumi."

 Resya angela, si gadis aneh dengan seribu tingkah konyolnya. Gadis yang kehadirannya tak pernah diharapkan. Gadis yang merasa hidupnya kurang beruntung, karena hadirnya sebagai seorang perempuan kedunia ini sama sekali tidak diharapkan oleh keluarganya sendiri. 

Selamat datang di Rainfall, di mana kehidupan aneh Resya dengan segala kekonyolan hidupnya dimulai. Diselimuti badai dalam keluarga. Apakah Resya akan menjadi hujan yang membawakan warna pelangi? Atau hanya menjadi hujan yang terabaikan? 

           -Selamat berimajinasi-
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Rainfall à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#240rain
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Matahari cover
Rain(y) Rei (COMPLETED) cover
Abstrak cover
Goodbye Alaska [END] cover
SEMESTA cover
Sebuah Pesan Untuk Hujan [END] cover
RAIN cover
ALEYA~~ cover
Tetesan Jingga (END) cover

Matahari

21 chapitres En cours d'écriture

Aditya Baskara benci ketika mengingat acara bunuh dirinya yang tak jadi karena dipergoki oleh seorang gadis cacat kaki bernama Arunika Ahana. Terlebih lagi dengan ucapan sarkas gadis lemah itu. Setelah kejadian itu, Arunika masuk ke dalam daftar jajaran orang yang harus Baskara jauhi. Tapi di kemudian hari, Baskara dengan tak ada harga dirinya malah memohon Arunika untuk memeluknya ketika astraphobia-nya kambuh. Baskara agaknya sudah semakin gila ketika tanpa sadar tiap malam ia selalu rindu akan pelukan Arunika. Sehaus kasih sayang itu kah dirinya? "Itu air buat gue, 'kan?" "Bukan. Ini buat Arvi." "Arvi?" Baskara tersenyum kesal, menatap tajam Arunika. Dia menunduk mensejajarkan kepalanya dengan Arunika dan membawa tangan gadis itu menyentuh rahangnya. "Yang butuh perhatian itu gue, bukan Si Ingusan itu." "Kamu--!" "Gue haus, Aru--haus kasih sayang lo." 23. 08. 2024 [ Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang ]