Story cover for Malam yang Singkat. by puputnp
Malam yang Singkat.
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
Complete, First published Aug 29, 2018
Cover By Puput NP

Dari awal bertemu, Hana memang tidak pernah menganggap Rama sebagai orang asing karena ia sangat mirip dengan kakaknya, Mas Arman, kakaknya yang ia anggap sangat kaku dan memiliki sosok yang misterius. Segala yang ada dalam diri Rama membuat Hana seperti melihat sosok kakaknya di sekolah. Itu sebabnya ia merasa dekat dengan Rama meski Rama sangat kaku. Ia pun pernah mengungkapkan hal tersebut pada Rama, hingga suatu hari setelah hari wisuda...

Rama tiba-tiba mengajak Hana ke pelepasan pendidikan Bintara Polisinya. Hal ini tentu mengejutkan Hana mengingat selama bersekolah di SMA Tujuh Lima Pelita ia jarang bertegur sapa karena sikap kakunya Rama. Dan anehnya, Hana selalu menuruti setiap perkataan Rama.

Akhirnya, hari pelepasan itu tiba.
Ada sebuah penyadaran tentang Rama dalam hidup Hana di malam yang singkat itu. Ya, Hana sadar, nyawanya telah terkumpul seratus persen pada saat itu.
All Rights Reserved
Sign up to add Malam yang Singkat. to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
F A K E ? [End] by zeevadeva__
58 parts Complete
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
You may also like
Slide 1 of 9
It Was Always You cover
Oh... Teacher! [Completed] cover
My Life cover
DRABIA [END] cover
Adek Kelas ✔ [COMPLETED] cover
Rumah Tanpa Atap cover
F A K E ? [End] cover
PESAN UNTUK RAYAN cover
Because | ft. MARKLEE✔[ON GOING] cover

It Was Always You

33 parts Ongoing

Cinta pertama Hana bukan sekadar kisah manis masa remaja, ia adalah luka yang menetap, diam-diam membentuk caranya mencintai dan kehilangan. Sejak SMA, Hana memendam rasa pada Ravel, pemuda dengan mata yang selalu ia hindari, tak tahu bahwa di balik tatapan itu, tersimpan perasaan yang sama. Tapi waktu berjalan, dan mereka hanya saling diam. Takdir mempertemukan mereka kembali di bangku kuliah. Namun segalanya telah berubah. Dunia perfilman menjemput Hana sebelum ia sempat meraih gelar. Film debutnya, Always You, melambungkan namanya ke langit yang dulu tak berani ia pandang. Di tengah riuh tepuk tangan, cinta mereka mulai tumbuh kembali. Pelan, tapi pasti. Setelah wisuda, mereka bertunangan. Masa depan terasa begitu dekat, seolah segalanya akhirnya bermuara di tempat yang tepat. Tapi sepuluh tahun kemudian, di kota Casella yang asing, mereka bertemu lagi. Bukan untuk bersatu. Tapi untuk berpisah. Kakak Hana, yang hatinya diliputi iri dan dendam, menyeret mereka ke dalam tragedi yang tak terhindarkan. Cinta itu pun gugur sebelum sempat benar-benar hidup. Dan luka itu... menjadi yang pertama, sekaligus yang terakhir.