Dia bukan Gary Stu, bukan pula model androgini yang menawan, dia bukan The Perfect Humas, atau apapun itu.
Dia adalah pemeran utama dalam hidupku.
Layaknya aku sebuah benda, dan dia adalah atomku.
Dia adalah penyusun hidupku.
Jika dia hilang, maka aku juga akan musnah perlahan.
Aku lebih dari mencintai sahabat dari kecilku itu.
'Kita sama-sama saling mencintai'
Aku menginginkan dia selamanya berada di sampingku, menjalin sebuah hubungan lebih dari seorang teman.
Awalnya kukira itu mudah, hanya dengan mengatakan "hey, aku menyukaimu, ayo berpacaran"
Tapi aku salah, semuanya tak semudah itu, karenanya aku mengerti bahwa sebuah hubungan tak sesederhana itu.
Semuanya melibatkan hati, semuanya melibatkan perasaan.
Dan yang terpenting aku mengerti bahwa hanya aku yang mencintainya sebagai persaan pria dan wanita.
Aku rapuh ketika mengetahui fakta bahwa, ada hati lain yang ia jaga.
Aku sahabatnya dari kecil, dan aku benar-benar bodoh karena tidak menyadari itu, menyadari bahwa 'dia memyukai wanita yang lebih menawan dariku'
Karenanya aku mengerti, cinta dalam diam, berakhir dengan tangis dalam diam.
-Suciindahsari-
Warning, adult content 21+
"dan akhirnya , lo sakit lagi kan? Gue bilang juga apa? mending lo nikah sama gue?"
"dan atas dasar apa lo mau nikah sama gue? jangan gila deh Ndra"
"Gue setia, gue komit. Gue gak suka ngumbar janji tapi gak gue tepatin. dan yang pasti, gak ada yang gue sembunyiin dari lo. I'll be all yours kalau lo jadi istri gue"
"hahahaha..."
"kok ketawa sih?"
"tapi lo gak cinta sama gue, Andra. Dengan apa kita mau bertahan di pernikahan kalau gak pakai cinta?"
"cinta tuh apa sih, Na? mereka bilang - bilang cinta sama lo, tapi akhirnya apa? Mereka nyakitin lo, ninggalin lo. Buat apa?"
"Now, tell me. kenapa lo mau nikahin gue?"
"karena gue mau jagain lo, gue mau jadi orang yang paling bertanggung jawab atas diri lo, mastiin lo akan selalu baik - baik aja, dan gak ada lagi yang bakalan nyakitin perasaan lo"
"gue gak butuh lo kasihanin sampai lo nikahin gitu, Ndra. gue gak semenyedihkan itu. oneday, lo bakalan ketemu orang yang bener - bener lo cinta, dan ternyata itu bukan gue. terus gimana? lo bakalan pergi juga kan?"