JEDA
  • WpView
    LECTURES 24,270
  • WpVote
    Votes 1,554
  • WpPart
    Chapitres 129
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., juil. 12, 2022
WpInfo
Poésie
Jeda mendarat sebagai diksi yang sama-sama kita rasakan. Aku yang menulis, kamu yang membaca. tentu ada hal yang sama-sama kita simpan. jeda mendarat untuk satu hal yang perlu kamu tahu. jangan terlalu lihai menyakiti, jika tak ingin hati mu mati. jeda mendarat untuk kau pahami, bahwa tuhan menciptakan dua hati untuk digenapkan. Jika nantinya tetap ganjil, bersyukurlah. Ambil arti bahwa tuhan lah yang terselip diantara naungan cinta antara dua hati yang telah bersama.
Tous Droits Réservés
#477
aksara
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Peluk Aku, Shani!! [End]
  • ROMANSA KATA
  • Resonansi Rasa. (Bersauh)
  • Segala Tentangmu ❝
  • _IKATAN DI ATAS KERTAS_
  • Puisi untuk Kepala Sekolah (Gitshan)
  • SUARA TINTA (Selesai)
  • RIVAL(greshan)
  • perjodohan ( greshan ) END

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu