Rumput Jarum

Rumput Jarum

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 30, 2018
"Kau tidak bisa terus berharap seseorang akan terus memperhatikanmu walaupun kau terus mengabaikannya. Karena ada saatnya ia akan sadar, kalau ia bukan rumput jarum yang tak diajak pun akan ikut dengan sendirinya" R.Y "Mencintaimu aku seperti melukai diriku sendiri. Biarlah. Jika luka itu mulai berdarah dan aku tidak sanggup lagi menahannya, maka aku akan mencoba mengobatinya seorang diri. Mengharapkanmu menjadi milikku bagaikan malam yang merindukan munculnya mentari. Suatu kebodohan yang luar biasa. Namun kau tahu? aku terus saja bernafas dan merangkai asa dalam kebodohan hidup yang luar biasa itu." G.T "Ada saatnya kau harus menyadari bahwa sekuat apapun kau berlari untuk mengejarnya namun kau tidak akan pernah bisa menggapainya. Karena saat kau mendekatinya dua langkah, ia menjauhimu lima langkah. Memang cintamu padanya dapat mengubah segalanya, mengubah lelah hatimu. Tapi tidak bisakah cinta pada dirimu sendiri menyadarkanmu bahwa kau telah menghilangkan kesempatan bagi seseorang yang sedang mengejarmu satu langkah. Langkah terpelan, karena ia sadar kau sedang memperjuangkan cinta lainnya yang mungkin menurutnya akan membuatmu lebih bahagia." RA **** Hi pembaca Wattpad tercinta, jangan lupa ikuti terus kisah RY, GT, & RA ya....😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BINA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • VIA-AMARA
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • ASRAR|
BINA

(END) "Aku menggadaikan semua bahagiaku dengan taruhan derita seumur hidup. Apa itu belum cukup hingga kalian ingin menambah derita itu dengan kembali mengulang kesalahan kalian dulu?" Di saat aku hanya diam tak bersuara, mereka mengira aku bahagia. Mereka tidak tau jika sebenarnya aku menyimpan jutaan luka yang semakin hari terus bertambah seiring bertambahnya usia hanya untuk kebahagiaan mereka. Aku terima, semuanya. Tetapi jiwaku mulai memberontak kala mereka ingin mengulangi kesalahan yang pernah mereka lakukan padaku. Aku tidak bisa. Aku tidak ingin. Aku tidak akan hidup seperti itu dan berakhir seperti mereka. Start 05-09-2019 End 25-04-2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines