Promise
  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 15, 2019
Janji? Mengapa dia berjanji jika tidak ditepati? "Aku sangat kecewa pada diriku sendiri arghhh, tuhan apakah waktu bisa di ulang?? Aku menyesal Tuhan. Aku sudah menyia-nyiakan dia yang engkau ciptakan untuk bersamaku. Aku sungguh menyesal Tuhan aku menyesalll. Mengapa dunia ini sungguh tidak adil padaku" teriak ku di bawah hujan, aku menangis bersama hujan. "Dia yang benar-benar tulus padaku ku abaikan demi dia yang telah menyakiti aku" ucapku lagi di sela-sela tangis ku
All Rights Reserved
#855
penghianatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • TIRED TO HATE [COMPLETED]
  • I hate promise.
  • "You Don't Know Love" ( END)
  • After Rain (Selesai)
  • Jatuh Diakhir [HIATUS]
  • Broken Heart
  • Cerita Tentang Kita
  • Syakila
  • Bintang Embun Dalam Kenangan

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines