Story cover for Aku disini by AndaraPuspa18
Aku disini
  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 30, 2018
Keputusan Devan untuk mengakhiri hubungan mereka membuat Rinjani terpukul.
Dia sangat kecewa dengan pria itu. Pria yang amat disayangi dan dipercayanya.

Devan bilang ada perempuan lain disana yang menggantikannya. Hati Rinjani bagai di sayat sembilu...

Lalu entah kenapa kesedihan dan kesendiriannya justru membuat dia merasa ada seseorang yang selalu mengikutinya. Tapi tidak ada siapa-siapa...

Lalu siapa dia?
Mungkinkah Nicko ? Sosok pria ganteng berjarak umur 9 tahun lebih muda  yang terus berusaha mendekatinya ? atau Bima ? Duda beranak satu teman sekantornya.
All Rights Reserved
Sign up to add Aku disini to your library and receive updates
or
#161devan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
setangkai mawar di musim dingin cover
Game Over: Losing Control cover
Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)  cover
[SELESAI] Tuan dan Nona Kesepian cover
Rainbow In The Rain cover
Epiphany [Completed] cover
Persona cover
Becauce Of You  cover

setangkai mawar di musim dingin

39 parts Ongoing

Musim dingin membawa pulang Alina ke rumah tua peninggalan keluarganya-tempat di mana kenangan, luka, dan rahasia masih membeku bersama salju. Sepuluh tahun lalu, sahabat-sahabatnya, Rosaline dan Adira, menghilang secara tragis setelah sebuah malam ritual yang tak pernah selesai. Kini, Alina kembali... dan bayang-bayang masa lalu ikut menyambutnya. Di balik cermin kamar tua, suara-suara berbisik. Di taman yang ditutupi es, setangkai mawar merah mekar setiap bulan Desember-meski tak seharusnya tumbuh. Dan di antara dua sahabat yang masih hidup, Cillan dan Rayhan, Alina perlahan menemukan cinta... sekaligus pengkhianatan. Saat penglihatan-penglihatan aneh mulai menghantui, Alina harus dari generasi ke generasi. Dan yang paling sulit-ia harus memilih: mengubur masa lalu, atau menebusnya, meski dengan mengorbankan masa depannya sendiri.