Sudah Terlambat

Sudah Terlambat

  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 1, 2019
#1
karyabaru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SISA HUJAN LUKA [end] (revisi)
  • BERCINTA DENGAN MUSUH SENDIRI (C)
  • BINTANG PINJAMAN TERINDAH - C
  • MR. RAYDEN ALBERT'S WIFE (C)
  • Cikgu Aswad
  • AKU ORANG KETIGA (TAMAT)
  • Tenangmu, Menemukan Aku | SU
  • Al- Fattha Dayyan : Dia أنتِ نبضي.
  • Tengku Zayn Michael : obsessive husband [revamp]

Ctass! Ctass! Ctass! "Ayah, sakit Yah, badan Hali sakit..hiks..hiks!" Bugh! "Akhh!" Suara jeritan kesakitan terkeluar begitu sahaja dari mulut anak kecil itu. Dirinya ditendang oleh orang yang dia sayang tanpa terbesit sedikit pun rasa bersalah dalam dirinya. "Jangan kau berani mendekatkan diri kau pada yang lain. Kamu dengar Halilintar?!" Soalnya dengan tajam dan dingin. Pada pandangannya, Halilintar bukanlah seperti seorang anak kecil yang harus dia kasihani tetapi dia memandang anaknya itu seperti seseorang yang sangat ia musuhi sejak lama. _________________________________________ "Kenapa Ayah pukul Hali? Hali tidak pernah pun nakal selama ni." Soalnya pada diri sendiri. Sungguh, hati kecil milik Halilintar selalu tertanya-tanya. Apa salahnya hingga dia dipukul oleh Ayahnya sendiri? Dia juga terkadang merasa dirinya dilayan teruk berbanding dengan saudaranya yang lain. Apakah ia sehina itu hingga dibenci sekali oleh Ayahnya sendiri? Sungguh dia merasa rapuh sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines