We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I do I need you

I do I need you

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 31, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Aku melirik arlojiku, pukul satu lewat tiga belas menit. Itu artinya dia sudah menungguku dari 5 menit yang lalu. Aku sedikit berlari untuk mempersingkat waktu yg terlewat, akhirnya sampai Di halte busway juga aku menengok ke kanan dan kekiri berharap agar menemukan orang yang sudah menungguku. Tiba tiba mataku berfokus pada satu orang yang sedang duduk di motor, Dia memakai seragam, sepatu Dan Dia tampan,Dia pun secara tidak sengaja melihat kearahku. 1 detik 2 detik 3 detik 4 detik Dia melambaikan tangan ke arah ku dan tersenyum entah mengapa degupan jantung ini semakin cepat. Aku mendekat kearahnya satu Kata yang membuatku merasa meleleh "ayo" Aku pun tersadar dari lamunanku dalam hati aku bergumam "MATE" Dan ini adalah awal Mula aku bertemu dengannya.
All Rights Reserved
#506
human
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • little Girl And Possessive Cool Boy (End)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Angel
  • Sebuah Titik : SAGARA
  • Bad Papa
  • Hit Love Preference: Work related  (TERJEMAHAN) LENGKAP
  • Crazy Couple [End] ✔
  • REUNI (Enam)

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines