(SEDANG DIREVISI)
"Ini boleh gak"
"Boleh dong, apapun untukmu"
"Kalau aku minta hatimu?, ish ngaco lu sa" batin risa
"Kamu minta hatiku aja aku berikan, apaan dah zal, dia gak mungkin suka sama lo" batin rizal
"Salah ya emang kalau gue mau lo zal, mau lo tanpa ada risa" batin seseorang
"Mungkin lo emang bahagianya sama rizal sa, gue gak ada artinya buat lo kalau udah di samaan sama rizal sekeras apapun gue mencobanya" batin seseorang
Ini hanya cerita sahabat dari kecil yang saling mencintai, tetapi tidak tau kalau mereka saling mencintai, banyak rintangan yang mereka hadapi tapi apakah mereka akan terus bersama atau malah perpisahan yang akan datang . Kita lihat kedepannya.
Penasaran? Baca aja udah.
Jangan lupa juga tambahin ke perputakaan kalian.
Selamat membaca:)
Ketika dua orang yang sama sama cuek, sering di gabungkan satu kelompok saat mengikuti olimpiade.
Bahkan satu kelas tahun ini! Siapakah di antara kedua nya yang memulai pembicaraan lebih dulu? Atau hanya sama sama diam.
Berjalan nya waktu. Karna terlalu sering bersama, timbul lah rasa nyaman. Namun, di saat rafa mengungkapkan nya......
Rafa tertawa kecil. "Sesayang itu lo sama dia?"
Zahra mengangguk.
Mendengar itu, rafa tersenyum miring. "Secinta itu lo sama dia?"
Kali ini zahra menggeleng.
"Maksud nya?" Tanya rafa kebingungan
"Sayang sama cinta itu beda! Kalo lo tanya gw sesayang apa sama jay, jujur gw sayang banget sama dia! Tapi kalo lo tanya gw secinta apa gw sama jay, gw jawab enggak. Gw gak cinta sama dia" jelas zahra