Friend Love

Friend Love

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 1, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Ketika cinta memutus persahabatan, maka salah satu di antaranya akan pergi." Ini kisah tentang Icha dan Rafa yang terikat persahabatan dari kecil, persahabatan yang kadang menuai pertanyaan-pertanyaan kecil. Jessicha Maharani, hampir semua mengenalnya. Gadis dengan rambut cepak sebahu, berkulit putih bersih dan satu--banyak cowok yang rela mengantri untuk mendapatkan hatinya. Tetapi tidak dengan Rafael Putra, ia begitu mudah dekat dengan Icha. Teman masa kecilnya sampai sekarang. Begitu banyak suka dan duka dalam persahabatan mereka. Namun, takdir datang menemui Icha, seumur hidupnya baru pertama kali ia merasakan jatuh cinta. Itu pun bukan cintanya dengan Rafa sebagai sahabat namun cintanya dengan Rafi yang baru ia kenal. Akankah saat Icha mulai menyukai Rafi, Rafa akan bertahan atas nama persahabatan? Akankah salah satu di antara mereka pergi meninggalkan nama persahabatan demi cinta? •Friend Love• teenfax01, 2018.
All Rights Reserved
#268
rafa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Choose an Enemy (End)
  • Rafilah [End]
  • feel blue
  • Bad and Good
  • For You
  • FRIENDzone (Completed)
  • Stay With Me(completed)
  • Sunshine In Your Heart# Complete
  • Tak Berarti (SLOW UPDATE)
  • RAFKA [LENGKAP] ✔

Daniel sudah cukup membuat masalah dengan hidupnya. Ia ingin menjalani tahun ketiganya di SMA dengan tenang. Namun, ia justru harus berurusan dengan gadis yang luar biasa angkuh dan keras kepala. Sebagai musuhnya. Sialnya, Daniel memilih musuh yang salah. Syvia Alejandro. Cantik, pintar, kaya, kesayangan para guru, dalam kata lain; sempurna. Berurusan dengan Syvia tak pernah menjadi hal bagus, apalagi menjadi musuhnya. Syvia bisa membuat dirinya menjadi pihak yang benar, bahkan meski dia yang bersalah. Tidak ada satu pun orang yang cukup bodoh untuk menjadi musuhnya. Kecuali satu orang. Daniel dan Syvia bagai api dan air. Daniel yang penuh emosi dan Syvia yang selalu tenang. Namun, pepatah pun mengatakan, diam-diam menghanyutkan. Syvia adalah bukti nyata pepatah itu. Dan Daniel hanyut di sana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines