Drama Ice {Anameliyana72}

Drama Ice {Anameliyana72}

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 19, 2018
Berawal dari drama 'Snow White' yang dibuat guru seni, Diva harus terlibat dengan Dava si cowok dingin dan sangar. Diva yang tak mau ribet, harus berlatih akting menjadi putri salju selembut mungkin. Dava yang dingin, harus memerankan sosok pangeran yang romantis dan puitis. Bagaimana jika drama mereka gagal? Sedangkan drama ini akan ditampilkan di acara pementasan sekolah, yang artinya semua warga sekolah menonton. Sedangkan guru seni, malah melibatkan siswa yang sama sekali tidak mengerti akting. Dan sialnya, mengapa harus Dava dan Diva? Dava tak tersentuh begitu, lalu bagaimana Diva harus beradegan romantis bersama Dava? Belum lagi, cowok itu tak suka diganggu. Copyright September, 2018. •Ana Meliyana•
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pal In Love
  • To Choose an Enemy (End)
  • ALESYA (END)
  • A Days With You
  • Oranye Di Langit Senja
  • Aderaga [ON GOING]
  • •Arta✓[OnGoing]•
  • BAD LOVE - Cerita Jadul Author Jaman SMP Alias JAMET Story 🫣
  • Infinity ✔

[TELAH TERBIT] "Selalu ada luka, diantara persahabatan dan cinta." ÷×+-=Pal in Love=-+×÷ Masuk kelas unggulan di sekolah barunya jelas bukanlah hal yang diharapkan oleh seorang Kia-siswi dari kelas reguler sebelumnya. Kia sendiri malah lebih suka menyebut keputusan kepala sekolah yang notabene sahabat papanya itu sebagai musibah. Tentu saja Kia cukup sadar kalau dirinya hanyalah tipe murid kurang rajin belajar dan masih suka menghabiskan waktu untuk main piano tales di ponsel. Lalu, harus punya teman sekelas bermuka tembok dan bermulut menyebalkan seperti Andra adalah musibah tambahannya. Kesan pertama yang buruk di awal membuat Kia dan Andra selalu saja tidak bisa akur satu sama lain. Adu mulut dan saling lempar pelototan adalah cara yang mereka pilih untuk berkomunikasi. Di setiap kali pertemuan, pasti ada pertengkaran. Tapi hari-hari terus berlanjut. Berbagai cerita datang satu per satu diantara Kia dan Andra. Dan semua itu mulai menjebak mereka dalam alur dengan cinta dan persahabatan sebagai konfliknya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines