Story cover for INEFFABLE by Beatlys00
INEFFABLE
  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Sep 01, 2018
Ketika kekaguman beralih menjadi rasa penasaran, menimbulkan kenekatan lalu melupakan apa yang sebenernya ada di depan mata. 

Ego tidak akan pernah merasa puas bila mata tidak bisa menjaga, bila tindakan tidak bisa terkendali dan bila hati mendukungnya berlaku sedemikian.

Hati2 dengan hati, bila salah letak maka akan retak.

"Akan ada tempat tersendiri untuk orang yang berbeda meski tempat itu hanya ada satu; Hati." ~

"Tolong sesekali lupakan aku tentang fakta yang ada, rasanya aku hanya ingin memikirkan dia saja."~

"Nyatanya bukan dia yang mengkhianati lo. Tapi lo!" ~
All Rights Reserved
Sign up to add INEFFABLE to your library and receive updates
or
#221coldboy
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Stolen Before Fallen cover
HAMA [COMPLETED] cover
Ice Gril 🌧️ (TAMAT) cover
DEVIAN [END] cover
ABC (Antara Benci dan Cinta) TAMAT ✔️ cover
SEBELUM KITA BERBICARA  cover
Charmolypi [COMPLETED] cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
My BadBoy Only One [slow Update] cover
COMPLICATED- i'm sorry cover

Stolen Before Fallen

39 parts Ongoing

Ayla, tanpa sengaja harus terlibat dalam hubungan yang rumit dengan Nata, seorang siswa pindahan yang seringkali terjebak dalam situasi yang kian membuatnya penasaran. Tetapi siapa sangka jika rasa penasaran yang ia miliki justru berubah menjadi rasa nyaman, seolah ia telah lupa bahwa ada hati gadis lain yang masih ia tawan. Sungguh, kali ini ia mengaku lalai dan terperdaya. Tak hanya sekali keduanya mencoba saling melepas, menarik diri, dan kembali. Tapi apa daya jika hati justru saling tertaut akibat rasa rindu yang tak terpungkiri? "We have to stop." Nata menangis. Untuk pertama kalinya, air mata itu turun untuk perempuan selain ibunya. Sebelumnya Ia bahkan tak pernah menangis ketika kekasihnya mendua. Dunia pun mungkin ikut mencaci. Tapi, siapa yang sebenarnya ingin kau maki? Tolong, jangan mudah menghakimi apa yang kau sendiri tak jelas ketahui. Bukankah akan lebih baik jika kau mencoba memahaminya dari berbagai sudut pandang sisi? 🍁