Cangkir
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 10, 2018
Seperti hal nya sebuah Cangkir yang menemani segala bentuk percakapan. Leen hadir menjadi wadah untuk semua cerita Krees. Menenangkannya, Menghangatkannya, Serta menggali gelak tawanya. Krees membayangkan kalau suatu saat nanti Leen akan menjadi 'Pembuat Kopi' pada isian cangkirnya di Pagi dan di Sore hari. Namun rupanya Leen paham betul ; 'Teh manis hangat' saja sudah cukup untuk seorang Krees---- Tamu tetaplah Tamu jangan mencoba masuk apalagi memohon untuk tinggal bersama sebab Rumah yang rapuh tidak semudah itu untuk ditinggali.
All Rights Reserved
#16
pendatangbaru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • My Boy Attention Cold  [SELESAI]
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Lena The Troublemaker
  • I'M HURT!
  • Remember Me
  • Ara dan Sean
  • LEARA

Dia ada, tapi tidak seharusnya. "Kamu nggak pernah percaya sama sesuatu?" Tepian itu kini kugambar perlahan. Sebelah sini: manusia yang nyata, dunia yang nyata. Sebelah sana: senyummu yang dulu kusangka nyata... "Siapa lagi yang harus kupercaya!!" Sentuhan, hembusan, tatapan, pergerakan, rasa cinta, rasa sayang, semua terasa begitu nyata. "Aku nggak bakal pergi, aku bakal selalu ada buat kamu." Semua itu membuatku terjatuh, terlena, rasa ingin terus menetap. Namun, bayangmu, menghilang perlahan, bagai serpihan pasir. "kenapa... kamu- arrgghh!! Harusnya kamu pergi! hilang!" Kamu berbohong, kamu meninggalkanku. Kamu yang memaksaku percaya pada cinta, tapi kamu juga yang menghancurkan kepercayaan itu. Dan Aku, kembali sendiri. "Mas? Kenapa teriak-teriak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines