Alina
  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2020
Ini kisah tentang rasa yang tak kunjung mendapat balasan. Rasa yang tetap bertahan, meski luka menghiasi segalanya. Rasa yang mati-matian berdiri tegap, meski sudah retak separuh. Rasa yang akhirnya terpendam, mengendap dan membekas menyisakan sesak. Ini kisah Alina yang perasaannya tak akan permah terbalas, dan harus menghadapi banyak kenyataan menyakitkan yang perlahan membuat gadis itu rapuh. ---------------------------------------------------------------------------------- "Jadi, lo suka sama gue?" Alina mengangguk samar, ekspresinya terlihat takut dan gelisah. Nafasnya tersendat, tapi Devan tak menyadari hal itu. Yang Alina tahu, terdengar helaan nafas panjang di sana. "Lo tau kan, gue pacaran sama Linda?" "Tapi, Linda ga pernah ngaku." "Lo percaya?" Alina mengangguk, "Dia masih malu buat ngakuin." Kepala Alina mendadak pening, padahal tujuannya hanya untuk mengungkapkan perasaannya, tak lebih. Tapi dia malah dapat penolakan walaupun secara tak langsung diutarakan oleh Devan. "Gue.. cuma mau ngungkapin Dev, ga lebih. Jadi gue mohon, gausah nambah beban sakit hati gue." "Ya gue juga cuma mau bilang kalo gue pacaran sama Linda. Lagian, walaupun gue lagi ga pacaran, kemungkinan besar gue ga akan nerima lo. Lo terlalu ngeselin buat jadi pacar gue. Lo kurang cantik."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • 7 hari menggapai cintanya
  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • DRABIA [END]
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Sahabat Jadi Cinta [ENDING]
  • DeaSea
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Be Yours
  • KITA DAN SEMESTA

Jika kamu jatuh hati, jatuh lah pada hati yang akan memberimu ruang. Memendam rasa sendiri sudah menjadi hal yang biasa bagi Aleya. Terlebih dirinya tau bahwa seseorang yang ia titipi hatinya tak akan pernah mengizinkan gadis itu menitipkan hatinya. Bagi lelaki itu, cinta hanya ungkapan dan rasa yang tak sengaja ada pada diriku. Jika boleh meminta, bisakah kau berhenti melatih perasaanku? Aku hanya takut, ketika kau membalas rasa yang sudah lama ku nanti, hati ini lelah. Lelah karena terus dilatih. Lalu bagaimana akhirnya? Ketika gadis hangat yang ceria bertemu lelaki kutub yang bicaranya menusuk. Apakah Aleya mampu mencairkan sikap dan menghangatkan hati yang katanya dingin itu? Atau memilih mundur sebagai jawaban perjuangannya? Cerita ini gak bisa di deksripsikan singkat. Let's read LDR!! Please share, vote and comment♡ Dipublikasi : 14 Okt 2020 Selesai : 4 Des 2020 Cerita ini murni imajinasi saya. Mohon untuk tidak memplagiat. Jika ada kesamaan unsur nama tokoh atau tempat hanya ketidaksengajaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines