Te Amo
  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 20, 2018
23 tahun, lulusan cum laude sarjana kesehatan masyarakat, lulusan cum laude master kesehatan reproduksi, serta menjadi dosen muda di universitas bergengsi. Ya itu adalah aku, Fiola Fatimatuzzahra Karim. Di usiaku yang baru menginjak 23 tahun ini, hidupku sudah dapat di katakan sempurna. Semuanya mulus dan tak memiliki kekurangan sedikit pun, tapi semuanya hancur karena dia... -Fiola Fatimatuzzahra Karim- Baru beranjak 23 tahun, host acara kuliner salah satu stasiun tv nasional, youtuber dengan subscriber yang mampu memberikannya gold button, dan menjadi idola para anak baru gede dengan wajah yang tak perlu diragukan. Gue lah orang itu, Alberto Dirgantara Dzafri. Kehidupan gue udah biasa aja dari lahir. Nyokap mantan artis dengan wajah campuran Arab dan Sunda, bokap pengusaha minyak ori nggak pake kw dari Spanyol yang lancar bahasa Sunda, dan terakhir adik dan kakak yang lumayanlah. Tapi kehidupan gue yang biasa itu menjadi luar biasa ketika ketemu dia... -Alberto Dirgantara Dzafri-
All Rights Reserved
#16
host
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Resepsi
  • Caramu mencintaiku.
  • Cinta Satu Kamar
  • Ketika Aku Mencintaimu.
  • Affair with brother-in-law ( Tersedia PDF )
  • My Duchess / End
  • ZATARFA (Tamat)
  • Our greatest world Papa chap.2

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines