Love Is Not A Game

Love Is Not A Game

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 6, 2018
Ketika seorang penggila game jatuh cinta kepada sahabatnya sendiri. Ketika persahabatan,cinta,kesetiaan dan kepercayaan tengah diuji. Akankah berakhir bahagia? "Gue sayang lo,Ren" "Lo gak seharusnya ngomong terang-terangan,Rin" "Ren,gue rasa lo harus lebih perhatian ke Rinka" "Gue sayang lo.Dan gue akan terus berjuang sampai lu bilang iya" "Gue paling gak suka liat lo sedih,Jess"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Utuh tapi Runtuh
  • DIKHA
  • Terima kasih dan maaf
  • KISAH KITA (END)
  • Sincere (Nara)
  • Guard Your Hearts
  • Because I'm Stupid (End)
  • DAISY
  • ALASKARA
  • ALFIAN BAGASKARA

Shazea tertawa miris, "Selamat atas kebahagiaan lo, Ren. Akhirnya, hati lo kembali utuh, tapi sekaligus hati gue ikut runtuh." *** Kedalaman cintamu hari ini adalah kedalaman lukamu di kemudian hari. Mencintai orang yang belum selesai dengan masa lalunya tidak akan pernah membuatmu menjadi pemenangnya. Sebab, bukan kamu orangnya. Ketika kamu mati-matian menunjukkan ketulusanmu, dia dengan seenaknya matiin kamu dengan kenyataan yang tidak akan pernah kamu inginkan sebelumnya. Jangan terus-terusan sabar, tetapi cobalah sadar dan mulai terima kenyataan. Dia bukan untukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines