My Guardian Boys
  • Reads 319
  • Votes 31
  • Parts 14
  • Reads 319
  • Votes 31
  • Parts 14
Ongoing, First published Sep 02, 2018
Kenyataan nya hidup itu seperti air, mengalir begitu saja tanpa tau akan kemana air itu bermuara. Banyak lika-liku kehidupan, yang selalu membuat kita terombang-ambing, perasaan yang tak dapat di pahami, hingga permasalahan yang datang silih berganti. Berteriak pun, hanya sia-sia karena nyatanya semua itu begitu sesak di dalam relung hati.

Kita tertawa, bukan berarti kita bahagia. Kita menangis, bukan berarti kita sedih. Karena buktinya, tak ada manusia yang dapat memahami dengan sempurna suara hati seseorang.

Mereka butuh.. Mereka butuh sandaran yang kokoh, terbukti bahwa mereka tidak kuat. Mereka tidak lemah, hanya saja mereka butuh sosok yang melindungi mereka. Mereka membutuhkan pundak untuk dijadikan sandaran, mereka membutuhkan pelukan untuk merasakan ketenangan, kenyaman dan kehangatan serta mereka juga butuh pelindung. 

Tak ada yang tau garis hidup seseorang, karena tuhan lah yang menentukan.

Seperti mereka yang telah di percaya tuhan, untuk di pertemukan dengan kelima sosok pemuda berparas tampan dan juga blasteran.. Yang akan mewarnai kehidupan mereka, dan memberikan cerita indah di masa putih abu mereka.

Namun sandiwara juga lah, yang akan setia mengisi kehidupan mereka. Hingga tak tau, kapan sandiwara itu akan terkuak

Apa yang akan kelima cowok itu lakukan??
Dan problematika kehidupan apa saja yang akan mewarnai kehidupan mereka??
Serta sandiwara apa yang dilakukan mereka??
 
?????

I hope your like my story.

(Sinopsis ini sewaktu-waktu dapat berubah)

Salam hangat 
     ❤❤
All Rights Reserved
Sign up to add My Guardian Boys to your library and receive updates
or
#336berjuang
Content Guidelines
You may also like
Antagonis's Secret Wife (OnGoing)  by KentangBogel17
41 parts Ongoing
(𝐒𝐞𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢 5) ғᴏʟʟᴏᴡ ᴅᴀʜᴜʟᴜ ᴀᴋᴜɴ ᴘᴏᴛᴀ ɪɴɪ ᴜɴᴛᴜᴋ ᴍᴇɴᴅᴜᴋᴜɴɢ ᴊᴀʟᴀɴɴʏᴀ ᴄᴇʀɪᴛᴀ♥︎ ______________ "Bul ayo dong mau ya, ya? Istri gaboleh nolak ajakan suami ingat kata Mommy!" "Apasih Gar? Sehari aja gak rewel bisa?" sungguh Bulan malas sekali meladeni bayi besar ini. "Kita bikin proyek baby triplets, biar yg satu jadi atlet basket, yang kedua jadi pesepak bola, terus yg terakhir jadi pemain volly! ☽☽☽☽ Pernah dengar kata seorang antagonis terlahir dari orang baik yang tersakiti? Mungkin itu juga yang Bulan Nayara Ayudisha labelkan pada salah satu tokoh Antagonis berperan jahat dalam novel Fatamorgana, Sagaragas Gelano Andromeda tokoh pria yang memiliki masa kecil suram dan gelap karena dibuang kedua orang tuanya hingga mendapatkan banyak bullying dari anak sebayanya. Siapa sangka laki-laki yang memiliki garis bekas luka diatas alisnya justru tumbuh menjadi pria dewasa dengan kepribadian keras juga dicap berhati dingin oleh semua murid SMA Amandora, sekaligus pemimpin gangster besar bernama CERBERUS yang dalam artian adalah anjing dari neraka, dibalik karakternya yang hanya muncul di akhir cerita hanya untuk menyempurnakan kedua pemeran utama. Tujuan hidupnya hanya untuk membalaskan dendam pada setiap orang yang dulu mencelanya hingga dia diambang kematian. Sekarang bagaimana jadinya jika Bulan memasuki salah satu peran dalam novel itu? Peran Rembulan Marliana Amarylis Antagonis perempuan yang menjadi sebab adanya bekas luka diwajah Sagara, apakah tekadnya untuk menjauhi peran jahat dirinya akan berjalan mulus saat keduanya malah terjalin dalam satu ikatan pernikahan?
You may also like
Slide 1 of 10
MAHESA cover
Secrets Beneath the Stars [BXB] cover
THEORUZ cover
My Dangerous Junior cover
I'm Alexa cover
AV cover
Kaesar cover
Antagonis's Secret Wife (OnGoing)  cover
Antagonist Badas Couple!! cover
Hypomone {ὑπομονή} || cover

MAHESA

51 parts Ongoing

Hanya Aira Aletta yang mampu menghadapi keras kepala, keegoisan dan kegalakkan Mahesa Cassius Mogens. "Enak banget kayanya sampai gak mau bagi ke gue, rotinya yang enak banget atau emang gara - gara dari orang special?" Mahes bertanya sambil menatap tepat pada mata Aira. "Eh.. Tuan mau?" Aira mengerjapkan matanya. "Mau, gue mau semuanya!" Mahes merebut bungkusan roti yang masih berisi banyak, kemudian langsung membawanya pergi. Aira reflek mengejar Mahes. "Tuan kok dibawa semua? Aira kan baru makan sedikit," Aira menatap Mahes dengan raut memelas. "Mulai perhitungan ya lo sekarang sama gue." "Enggak kok, tapi kan rotinya enak, Aira masih mau lagi," Aira berkata dengan takut-takut. "Ga boleh!" Mahes langsung melangkahkan kakinya ke arah tangga menuju kamarnya. Aira langsung cemberut menatap punggung Mahes yang mulai jauh. Cerita dengan konflik ringan