I Hate You Cold Men

I Hate You Cold Men

  • WpView
    LETTURE 1
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, mar 21, 2019
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Rasa yang dulu pernah ada buat kamu, rasa yang kau anggap diriku cuma bayanganmu dan kini diriku menyerah akan semua rasa untukmu. Karena seseorang yang tak pernah ku anggap ada dia yang telah memberikan segalanya untukku, cinta, kasih sayang yang tak pernah kau berikkan untukku. Tapi kau hadir kembali dengan penyesalan mu itu. Apakah dia mampu bertahan dengan orang yang selalu ada untuknya atau kembali kepada orang yang telah memberikan dirinya luka yang paling dalam dimasa lalu? Karna cintanya kepada orang dimasa lalu masih tumbuh sampai sekarang Siapakah yang dia pilih? Selamat membaca teman-teman! Maaf yahh kalo jelek( baru belajar nulis hehehe😅 Moga suka yahhh sama bacaannya! Salam manis -Ts:*
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • BEST OF US - TERBIT CETAK
  • MY PERFECT BOY [COMPLETED]
  • Sakura di Bulan Juni  (Complete)
  • Rindu yang berjarak
  • Merajut Kasih.
  • Begin Again
  • ℂ𝕠𝕟𝕧𝕖𝕟𝕚𝕖𝕟𝕔𝕖
  • [End] Impossible Possibility
  • Love Makes Sad
  • STILL SINGLE

TERSEDIA DI TOKO BUKU SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS Aku nggak mengerti bahwa sebuah kisah cinta bisa seperti ini. Sungguh, dulu aku hanya gadis polos yang tak pernah peduli pada cinta sejati. Di dunia ini, hanya ada 2 pria yang tadinya kupikir akan jadi pendamping hidupku: dr. Riza yang maha sempurna atau fotografer terkenal, Jerro Atma. Tapi lihat sekarang apa yang kulakukan. Galau habis-habisan menunggu orang yang tak pernah kuperhitungkan pulang ke Indonesia. Pria brengsek yang menjadikanku pacarnya dua jam sebelum keberangkatannya ke Amerika. Gila kan? Mana katanya dia akan sering-sering pulang? 6 bulan sekali my ass! Sudah hampir 2 tahun dan dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda dia mau pulang. Tapi sudahlah. Toh memang aku sendiri yang gila, mau-mau saja menunggunya. Ya bagaimana, namanya juga sayang. Kupikir mudah saja menunggu. Ngomong-ngomong, aku cukup jago dalam mempertahankan perasaan. Tapi baru kali ini aku sadar, bahwa menunggu dan bertahan tak semudah kelihatannya. Apalagi, saat kamu tidak tahu yang sebenarnya apakah dia layak ditunggu atau tidak. Dan saat kamu sibuk bertanya-tanya, ada orang lain yang punya jawaban masuk akal. [Lanjutan dari When You Tell Me That You Love Me]

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti