Secangkir Rindu

Secangkir Rindu

  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, sep 3, 2018
WpInfo
Poesía
Karya : Isti Mukarromah, Ara, Bee, Asiah Aku merindukanmu disela-sela kesendirian Menikmati dingin ditemani sang kenangan Bisakah kau kembali, sayang? Berbalik dan menjadi alasanku tertawa Kembalilah 'tuk memulai lagi! Kembalilah 'tuk memenuhi janji yang belum terlaksana! Waktu itu sangat berharga Apa lagi saat bersamamu Saat menatap matamu Dulu kita lewati pagi berdua Menembus hujan bersama Bertahan pada badai jua Tapi sekarang kita lewati bersama bayang Ragamu yang dulu di sisiku Kini tinggal angan tentangmu Khayal melayang di rongga hati Berharap kau 'kan kembali Dengan sejuta butir cinta yang bertabur mesra Yang senantiasa berbalur bait doa Bagaimana kabarmu pagi ini? Masih menikmati sang surya ditemani secangkir kopi? Atau menikmati sang surya hanya bertemankan sepi? Sungguh daku tak larak menahan tawa Teringat kala kau tinggalkan diriku Hingga karma pun hadir padamu Tapi sebutir rindu mengalahkan egoku Aku keliru Bukan kamu yang kurindukan, melainkan kenangan Bukan pula kamu yang aku dambakan Hanya aku terlarut dalam khayalan Gelapnya malam menjadi saksi bisu Akan titipan rinduku dalam lautan aksara Yang kukemas dalam untaian doa Berharap datang seorang pangeran Yang singgah dan menetap di hatiku Dan menjadi penuntun hidupku menuju surga Semoga hubungan kita Sehidup sesurga 03 September 2018
Todos los derechos reservados
#113
kolaborasi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Disturbances (End)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • You are in my past and my future [END]
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Sacrifice Of Love
  • Cinta Dua Arah ( On Going )✨
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)

Hari demi hari, Aku menyeka air mataku lagi Aku hidup dengan menghapus kamu dalam hatiku Walaupun jika aku memberikan hatiku, itu tidak cukup untuk cinta ini Tenggorokanku terasa tersendat karena tidak bisa memanggilmu lagi Luka dalam hatiku semakin besar Walaupun aku mencoba menghapusnya, aku tidak bisa Wajahmu yang kurindukan, selalu melekat disekitarku Kamu terus masuk dan muncul dalam pandanganku Selamat tinggal hari, cinta sudah hilang Mengambil semua kenangan kita Selamat tinggal hari, waktu kumohon berhenti Sehingga hatiku yang membiarkanmu pergi bisa menjadi abu yang tidak merasakan sakit lagi Kepada seseorang, yang kucintai Ketikaku memikirkanmu hatiku selalu berdetak kencang Hatiku sudah berlari kepadamu Wajahmu yang kurindukan, selalu melekat disekitarku Kamu terus masuk dan muncul dalam pandanganku Selamat tinggal hari, cinta sudah hilang Mengambil semua kenangan kita Selamat tinggal hari, waktu kumohon berhenti Sehingga hatiku yang membiarkanmu pergi bisa menjadi abu yang tidak merasakan sakit lagi Cintaku tidak cukup sehingga membuatmu pergi dan menanggis Jangan pernah ada dalam cinta yang menyakitkan ini lagi Air mata mengaburkan pandanganku Hatiku yang membiarkanmu pergi menjadi abu yang lebih menyakitkan lagi Selamat tinggal hari, cinta sudah hilang Mengambil semua kenangan kita Kepada seseorang, yang kucintai Hari dimana kita berpisah

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido