Story cover for Kumpulan Puisi by tirrtanoviana
Kumpulan Puisi
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Sep 04, 2018
Mature
🔱 TO ALLAH 🔱

Mengungkapkan perasaan tak selalu melalui lisan, setiap insan manusia memiliki cara tersendiri agar pesannya dapat tersampaikan. 

Salah satu yang saya lakukan untuk mengungkapkan cinta itu adalah menulis Puisi atau sepatah kalimat yang menggambarkan perasaan atas kekagumam, cinta, kenikmatan dan syukur yang begitu banyak Dia berikan. 

Dan kumpulan puisi atau tulisan ini saya tulis selama proses hijrah saya semasa menimba ilmu di Kampus..

Semoga tulisan ini dapat memberikan sedikit manfaat buat teman-teman semua.  dan semoga juga tulisannya sampai kehati karena nulisnya juga dari hati, heheheeh... 😁
                - Selamat Membaca -

Note: Saya adalah seorang penulis pemula jadi jika dalam penataan bahasanya masih jauh dari kata sempurna. 

#tulisanTirta
All Rights Reserved
Sign up to add Kumpulan Puisi to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah by akmal1505
25 parts Ongoing Mature
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
You may also like
Slide 1 of 8
JINGGA cover
Setulus Rasa Untuk Kehidupan cover
Ajari Aku Bermuhasabah  cover
ISTIKHARAH CINTA  cover
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover
Cinta dan Takdir Rania [End] cover
love's poetry cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover

JINGGA

12 parts Complete Mature

"Jingga..." "Iya," "Kata orang hidup itu seperti kopi, kamu harus benar-benar merasakan pahitnya dulu di seruput pertama. Sedikit demi sedikit. Manis itu akan kamu temukan sendiri setelah kamu mengerti, bahwa setelah pahit akan selalu ada manis. Bukankah komposisinya dibuat dengan kopi dan gula ? Maka hidup selalu ada komposisi tangis dan tawa" *** Sebagian kisah tercipta pada dia yang kedatangannya tidak pernah kau minta. Maka, Akan ada kelak satu orang manusia yang setelah dia datang dan membuatmu jatuh hati dengan tulus, maka ketika dia pergi, kepergiannya adalah perjalanan panjang untukmu mengenang.