We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
CYBERLOID And the Time Machine

CYBERLOID And the Time Machine

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 20, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
SMK Fenderlien sedang melakukan studi tour ke Museum Masa Depan. Gank Felice yang semua anggotanya perempuan juga gank Beversh yang semua anggotanya laki-laki adalah gank paling terkenal di SMK, mereka tidak sengaja mengutak-atik mesin waktu didalam Museum. Sampai akhirnya mereka tersedot kedalam mesin waktu dan berada ditempat yang aneh. Mereka diberikan gelang karet yang memberikan mereka kekuatan super untuk melawan kejahatan yang ada di dunia itu. Jika ingin pulang mereka harus menjalankan petualangan yang menegangkan ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Malam Mencekam Upacara Tiwah
  • •|Cinta Sang Penyihir Kejam|•
  • Dandelion
  • A TIME TRAVELER [HIATUS]
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal
  • Tyndomére Eclipse
  • Dekap Gelap: Rahasia Sang Pustakawan
  • Heroin Of Emores 【END - TERBIT】

Sinopsis Novel "Malam Mencekam Upacara Tiwah Katingan" Di Desa Katingan, persiapan untuk upacara Tiwah tengah berlangsung meriah, namun suasana mencekam menyelimuti malam sebelum upacara dimulai. Mahesa, cucu laki-laki dari ketua adat, memimpin persiapan dengan penuh tanggung jawab bersama sahabatnya Yoel, adik laki-laki nya Riko, dan teman lama mereka, Eldi. Ketegangan mulai terasa ketika malam tiba. Mahesa menemukan benda-benda aneh di sekitar lokasi upacara, mengisyaratkan adanya kekuatan jahat yang berusaha menghalangi kelancaran ritual tersebut. Suara-suara misterius dan penampakan menyeramkan semakin memperdalam ketegangan. Mahesa, Yoel, Riko, dan Eldi harus bersatu menghadapi ancaman dari kegelapan, menggunakan pengetahuan tradisional dan ilmu gaib dalam perlawanan mereka. Mereka bekerja sama untuk mengungkap misteri di balik kekacauan tersebut, sambil memastikan upacara Tiwah tetap berjalan agar roh leluhur dapat berpulang dengan tenang ke alam roh. Puncak ketegangan terjadi saat upacara berlangsung, di mana Mahesa dan kawan-kawannya menghadapi konfrontasi terakhir dengan kekuatan jahat. Namun, berkat keberanian dan kerjasama mereka, upacara berhasil dilaksanakan dan kedamaian kembali menyelimuti Desa Katingan. "Malam Mencekam Upacara Tiwah Katingan" merupakan kisah horor yang sarat dengan ketegangan, dengan latar belakang budaya Dayak yang menggugah. Novel ini menggabungkan unsur tradisional dan supranatural dalam sebuah cerita yang harus berhadapan dengan kegelapan demi menjaga kemurnian dan keselamatan desa. Dengan penutup yang memuaskan, kisah ini menawarkan pengalaman mendebarkan yang layak diangkat menjadi film misteri dan petualangan yang memukau.

More details
WpActionLinkContent Guidelines