Trouvaille

Trouvaille

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 30, 2021
Kamilla ayliana seorang dokter (26) bekerja di salah satu rumah sakit terkenal di jakarta pusat merupakan sebuah kebanggaan bagi dirinya. Sudah bertahun-tahun ayliana menyusun dan menyimpan rapi-rapi perasaannya kepada dokter Zigram alfarizi (26) melihat zigram tersenyum saja sedah membuat jantungnya tak karuan,memang wanita tak akan mudah melupakan cinta pertamanya, sangat bahagia. Ayliana melihat undangan di atas mejanya, seketika matanya memerah dan nafasnya memburu, sedetik kemudian air matanya telah membasahi pipinya. Tertulis dengan jelas nama Zigram alfarizi dengan Najmi aisyah fadillah. Bagaimana Ayliana menghadapinya dan menanti kebahagiaan yang selama ini tertunda?
All Rights Reserved
#319
rohani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hijrah Cinta Aisyah (Selesai)
  • Cinta Surga (TERSEDIA E-BOOK)
  • Uhibbuka Fillah
  • My Childish Wife [TAMAT]
  • Menjemput Cinta[A Doctor]✓
  • Zelian
  • KHITBAH KEDUA [Telah Terbit]
  • Dokter Tania (COMPLETED)
  • Suck It and See (Complete)

Kisah ini bercerita tentang sosok Aisyah. Gadis manis perpaduan Minang dan Sunda, beralis mata lentik, hidung mancung dan fisik yang sempurna. Tak muluk-muluk cita-citanya, ia ingin menikah. Pernikahan yang dinanti sudah benar-benar dekat, sayang takdir menginginkan lain. Ia gagal menikah tepat 3 minggu sebelum hari H. Allah menyayangi Aisyah, benar-benar sayang padanya. Allah tunjukan sifat asli calon suaminya yang sebelumnya ia anggap sempurna itu sebelum ijab sah. Aisyah kecewa, sedih dan marah. Ia menumpahkan air matanya memohon belas kasih Allah semata. Pertemuannya dengan seorang teman SD bisa dibilang adalah awal hijrahnya, meski bisa dibilang awalnya ia hijrah dengan niat yang salah, namus seiring berjalannya waktu Allah yang menuntun hatinya untuk kembali bersih. Aisyah selalu bersikap tegas terhadap laki-laki. Ia tak pernah mau hanya berduaan dengan mereka. Aisyah sadar bahwa sekuntum bunga mawar indah yang sedang merekah, setelah dipetik maka akan sangat cepat layunya. Dan setelah itu ia tak akan mungkin bisa kembali segar meski sudah disiram dengan air zam-zam sekalipun. ALLAH mengiriminya seorang lelaki baik, tanpa proses pacaran mereka akan menikah, tapi, keperawanannya tiba2 dipertanyakan. Akankah Aisyah mampu melewatkan semuanya? Silahkan dibaca, komentar membangun dari akhi wa ukhti fillah sangat dinanti

More details
WpActionLinkContent Guidelines