We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Antara AKu KAmu dan SAhabatku

Antara AKu KAmu dan SAhabatku

  • WpView
    Reads 2,248
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 25, 2018
WpInfo
Fanfic
Shawn Mendes
"Sahabat gue suka lo." itulah kalimat pertama yang keluar dari mulut seorang Faesa Alfiana ketika bertemu dengan ketua osis yang katanya mirip dengan Shawn Mendes. "Gue suka lo." jawabnya ringan. Gadis yang bernama Faesa itu membulatkan matanya terkejut. "Lo mau nggak jadi pacar gue?" ucap ketua osis itu terang-terangan. "Tap,tapi." Faesa gelagapan. "Gue mau." Cerita tentang kisah cinta segitiga yang cukup rumit,Akmal si ketua osis yang kata Atha mirip Shawn Mendes,Atha sangatlah tergila gila pada Akmal,sementara Akmal hanya mencintai seorang Faesa,sahabat dari Atha itu sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Into You, Lily ✓
  • LIMERENCE // ✔
  • Closer
  • DAKSA [END]
  • AKSENIO
  • Naufal
  • Hidden love At School
  • RAFKA [REVISI]
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}

Folder 1. Aku Padamu kak Erza Folder 2. Aku Padamu Lily Kalau aku disuruh menggambarkan sosok Erza Regawangsa, aku akan jawab, tahu perosotan waterboom? Nah, itu hidungnya. Tahu semut rang-rang? Nah itu alisnya. Tahu triplek? Itu mukanya. Tahu beruang kutub? Mereka teman akrab, sama-sama dingin. Tahu pangeran berkuda putih? Ini, nih yang aku males bilang, mereka emang beneran mirip gantengnya. Kalau kalian pikir aku bakalan klepek-klepek hanya dengan sekali kibasan rambutnya, atau langsung meleleh cuma melihat mata jelaganya yang tajam, kalian salah besar. Aku bukan bagian dari sekumpulan cewek-cewek pengagum sosok Erza. Aku sebagian kecil, atau cuma aku satu-satunya cewek di SMA Saga yang memendan dendam kesumat sampai ke ubun-ubun. Kalian pengin tahu kenapa sebegitu bencinya aku sama dia? Mendekat sini, aku bisikin alasannya. Sahabatku, Vina saja tahu semua. Aku gak akan biarin kalian terserang demam tinggi hanya gara-gara memendam penasaran akut. "Pada suatu hari yang cerah, cerita ini dimulai ketika ...." "Lily!" Bahaya! Aku harus segera melarikan diri. Maaf, mungkin belum saatnya aku memberitahukannya sekarang. Ini masalah kelangsungan hidup dan matiku, tergolong sangat darurat dan sedang aku pertaruhkan. Aku janji akan menceritakannya sampai benar-benar tamat jika kalian mengikuti perjalanan paling mengenaskan selama aku jadi peserta didik baru di SMA ini. Bye-bye! "Lily berhenti sekarang juga! Di saat kaki-kakiku berlari menelusuri koridor, kepala dengan komando sendirinya memutar ke belakang hanya untuk memastikan entitas si muka triplek dan wajahnya semerah pantat babon. Lampu merah! Peringatan keras! Dia benar-benar sangat marah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines