Love quietly

Love quietly

  • WpView
    Reads 602
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Saat seorang wanita yang menyukai seorang laki laki yang bernama Bagas.Tetapi dia harus mencintainya diam diam dan merasakan sakit hati,tetapi dia tetap tegar dan menunggu waktu yang tepat.Ketika sudah mendapatkan cintanya dia malah meninggalkannya. Kenapa kamu tinggal kan aku -Bagas Lupakan aku -Kyra Mikayla
All Rights Reserved
#20
kyra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mantan Terindah
  • Om, Ayo Nikah!
  • BELUM USAI | NA JAEMIN [ENDING] ✓
  • Diary Raka [Selesai]
  • Pushy Boy (Cowok Pemaksa) END
  • Hug Me
  • AZALEA
  • Cinta Selamanya [E N D]
  • Misunderstanding

Sebuah siksaan yang berat bagi Bagas untuk mengabaikan ketertarikan fisik terhadap mantannya, Nessa, yang saat ini berkali-kali lebih cantik dari Nessa yang dulu pernah ia kenal. Namun, prinsip mereka yang sejak dulu menjadi jurang pemisah diantara mereka rupanya tak lekang oleh waktu, walau ketertarikan diantara mereka sangat sulit mereka lawan. Bagas yang menganut budaya Barat, sementara Nessa yang menjunjung tinggi budaya Timur. Mungkinkah bisa bersatu? *** "Mungkin, aku tidak akan pernah bisa memberikan apa yang kamu inginkan, Nessa. Karena seperti yang kamu tahu aku tidak tertarik dengan komitmen dan sama sekali tidak meyakini sebuah mitos bernama cinta." "Kalau begitu, lepaskan pelukanmu biarkan aku pergi sekarang juga." "Itulah masalahnya Nessa, aku tidak ingin kamu pergi, mungkin sedikit egois, tapi itulah kenyataanya," "Bukan sedikit tapi sangat, sangat egois, Bagas. Kamu menginginkan tubuhku, menginginkan aku selalu di dekatmu dan melarang siapa pun mendekatiku, tapi kamu tidak tertarik untuk memilikiku." "Apakah seminggu ini, sikapku padamu kurang meyakinkanmu kalau aku sangat tertarik untuk memilikimu?" "Aku hanya melihat, keegoisanmu." "Tentu saja aku ingin memilikimu, Nessa. Bukankah aku pernah berkata padamu kalau aku akan memilikimu sesuai dengan keinginanku. Sekarang jika kamu ingin kita saling memiliki, maka terimalah tawaranku. Jangan pernah gunakan perasaanmu dalam hubungan ini, kita tinggal nikmati saja kebersamaan kita. Jangan pikirkan hari esok, cinta dan pernikahan. Tidak ada kesenangan yang menjanjikan dalam kehidupan seperti itu," "Aku pun bersedia menjadi milikmu, tapi 'memiliki' dalam versi aku, yaitu saling memiliki yang diawali dengan cinta dan pernikahan, karena kata 'memiliki' versimu, bukan definisi yang aku inginkan." kata-kata Nessa tegas dan mantap, niat untuk membawa Bagas pada prinsipnya kembali berkobar, walau tidak yakin akan berhasil tapi ia akan tetap mencobanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines