i want it, i got it. [M]

i want it, i got it. [M]

  • WpView
    Reads 3,364
  • WpVote
    Votes 221
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 6, 2019
WpInfo
Fanfic
BTS
Sang ayah yang sering mabuk-mabukkan itu selalu memaksa Eunso atau adik perempuannya untuk menjual salah satu ginjalnya agar dapat melunasi hutang judi ayahnya yang membengkak pada lawan. Karena sudah tak tahan melihat ayahnya yang setiap hari selalu bersikap kasar pada adiknya yang memang telah sakit-sakitan, akhirnya Eunseo memutuskan untuk turun tangan. Ia akan menjual salah satu ginjalnya demi melunasi hutang dan melindungi ayahnya dari kejaran para rentenir beringas. Suatu ketika saat Eunseo berada di rumah sakit, ia bertemu seorang pria yang membawanya pada kehidupan yang benar-benar baru di alami oleh seorang Eunseo. Asap rokok, bau alkohol yang menyengat, dan para jalang kini berada sangat dekat dalam jangkauannya. [ warning ] - mengandung bahasa yg kasar, vulgar. - 18+ tinggalkan laman ini sekarang jika tidak suka cerita seperti yg tertera di atas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Me Before Us; Under the Same Roof [TAEKOOK]✔️
  • Bad Boy: Park Jimin (Revisi)
  • Young Wife [✔]
  • Date Your Father [COMPLETED]
  • Pregnant by a Mistake
  • •Loving the fighter• [Taekook] Tahap revisi
  • ᴘꜱʏᴄʜᴏʟᴏᴠᴇ | ᴘᴊᴍ [M] 👑
  • LOST LIFE ; The Prince [ Vkook / Taekook ] • Complete ✓
  • BAD PLAYER ✓
  • lost in translation ➳kth ✔

"In the harmony of love, 'Me Before Us' is the sweet refrain where 'Me' finds it's melody in the embrace of 'Us.' Join the enchanting journey of togetherness." *** Nikah muda? Siapa takut! Awalnya Jungkook hanya anak bungsu dari keluarga kecil yang berisikan lima anggota keluarga, yang tidak memiliki kegiatan apapun setelah kelulusannya di sekolah menengah. Tanpa ada pertanda apapun, seseorang datang ke rumah dan melamarnya untuk menikah. Menikah adalah keputusan besar diusianya yang baru saja menginjak 19 tahun kala itu. Tapi siapa mengira, pernikahan yang ia lakukan bersama dengan seorang lelaki yang terpaut usia 7 tahun dengannya itu berbuah manis. Meski tak jarang masalah-masalah kecil datang menghinggap mengisi cerita rumah tangga mereka. Hidup yang awalnya membosankan kini malah terasa sangat menyenangkan setelah ia dipersatukan dengan lelaki yang berhasil membuatnya jatuh cinta dalam hitungan kesekian setiap harinya pada dia yang tak lain seorang ayah dari keempat buah cintanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines