Penghuni Malam

Penghuni Malam

  • WpView
    Reads 1,077
  • WpVote
    Votes 319
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 13, 2020
Riuhnya rasa pemeran. "Jadi gini, kalau gue mati besok dan gue punya dosa gue gak bisa tenang disana. Jadi lo harus terima maaf gue seikhlas-ikhlasnya. Terima gak?!" Bulan menatap lelaki yang menahan lengannya seraya berkata. "Mau gue terima gimana kalau lo ngomongnya bentak-bentak kayak ngajak tawuran." "Oke, gini ya Bulan sayang. Bintang minta maaf sama kejadian tadi. Diterima maafnya gak?" "Oke gue terima, Bintang sayang."
All Rights Reserved
#203
bulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Semua Orang Berpaling
  • SEMICOLON (COMPLETED)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Bulan Matahari
  • Shorts Story
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Rasa Tanpa Kata
  • CATUR [END]
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Memorable

"Kenapa aku harus lahir kalau hanya untuk menderita?" Aku ingin pulang. Bukan ke rumah-karena rumah bukan tempatku merasa aman. Aku hanya ingin pulang ke tempat di mana aku bisa menghilang. Karena hidup seperti ini... rasanya lebih menyakitkan daripada mati. . . . . ayo ikuti kisahnya💕

More details
WpActionLinkContent Guidelines