Penghuni Malam
  • Reads 987
  • Votes 319
  • Parts 54
  • Reads 987
  • Votes 319
  • Parts 54
Complete, First published Sep 07, 2018
Riuhnya rasa pemeran.

"Jadi gini, kalau gue mati besok dan gue punya dosa gue gak bisa tenang disana. Jadi lo harus terima maaf gue seikhlas-ikhlasnya. Terima gak?!"

Bulan menatap lelaki yang menahan lengannya seraya berkata. "Mau gue terima gimana kalau lo ngomongnya bentak-bentak kayak ngajak tawuran."

"Oke, gini ya Bulan sayang. Bintang minta maaf sama kejadian tadi. Diterima maafnya gak?"

"Oke gue terima, Bintang sayang."
All Rights Reserved
Sign up to add Penghuni Malam to your library and receive updates
or
#38tapi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
MAHESA cover
My Dangerous Junior cover
AV cover
I'm the Protagonist cover
Hypomone {ὑπομονή} || cover
Kaesar cover
I'm Alexa cover
THEORUZ cover
FIX YOU cover

MAHESA

51 parts Ongoing

Hanya Aira Aletta yang mampu menghadapi keras kepala, keegoisan dan kegalakkan Mahesa Cassius Mogens. "Enak banget kayanya sampai gak mau bagi ke gue, rotinya yang enak banget atau emang gara - gara dari orang special?" Mahes bertanya sambil menatap tepat pada mata Aira. "Eh.. Tuan mau?" Aira mengerjapkan matanya. "Mau, gue mau semuanya!" Mahes merebut bungkusan roti yang masih berisi banyak, kemudian langsung membawanya pergi. Aira reflek mengejar Mahes. "Tuan kok dibawa semua? Aira kan baru makan sedikit," Aira menatap Mahes dengan raut memelas. "Mulai perhitungan ya lo sekarang sama gue." "Enggak kok, tapi kan rotinya enak, Aira masih mau lagi," Aira berkata dengan takut-takut. "Ga boleh!" Mahes langsung melangkahkan kakinya ke arah tangga menuju kamarnya. Aira langsung cemberut menatap punggung Mahes yang mulai jauh. Cerita dengan konflik ringan