We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
BayuMilly

BayuMilly

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 21, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Disaat semua menatapku dengan kekaguman hanya kamu yang menatapku dengan kebencian" "sorry mungki yang gw lakuin ini karna gw gak mau lo terluka" "jika dia sumber kebahagiaan kamu kenapa kamu seolah-olah memperlakukanku spesial selayaknya kamu menyukaiku?" apa yang terjadi jika dua cewek yang hampir mirip ah lebih tepatnya kembar itu menyukai seorang pria yang sama?lalu,bagaimana perasaan pria itu terhadap keduanya?mampukah kembar itu menerima pria itu jika pria tersebut memilih salah satu diantaranya? HALLO KALIAN!!! INI CERITA SAYA YANG PERTAMA UH SEMOGA KALIAN SENANG YAK DENGAN CERITANYA DAN JANGAN LUPA!!!! VOTE DAN COMMENT NYA SETELAH MEMBACA INI NO PLAGIAT!!!! KARNA SAYA MEMBUAT INI DENGAN BERPIKIR KERAS OK TERIMA KASIH JUGA YANG SUDAH MAMPIR DAN MAU MEMBACA CERITA ABAL ABALAN DARI SAYA HEHEHE
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FANI : He's Edgar Erzantara
  • My Perfect Senior [Completed]
  • I'm With You
  • ASA [REVISI-COMPLETE]
  • RYANSYA
  • QUEEN RERE [END]
  • ABOUT US
  • She-Raga[END]
  • Si Sabes (IYK 1)
  • KEZA ARGENTARA

Edgar, nama itu mungkinkah akan selalu ada di hati? Atau akan terganti? Bagaimana jika dulu aku tak mengatakan kalimat itu, apa dia masih bersama ku? Bersama? Apa bisa di katakan bersama jika status saja tak ada? Edgar itu, cowok tengil yang membuat ku tak menyukainya. Apapun yang dia lakukan akan membuat ku jengkel berkepanjangan. Sampai tak menyadari jika dia membuat ku merasa nyaman. Ini bukan tentang aku yang sedang patah hati, bukan juga tentang aku yang bersama seorang pengganti, tapi ini tentang Edgar, cowok yang akan ku akui jika dia yang ku cintai. "Lalu bolehkah aku meminta untuk kembali ke masa lalu, mengatakan jika dia orang yang membuat ku merasakan kebahagiaan itu, juga orang yang ku cintai kala itu?" "Sayang itu hanya pertemuan yang mengisi ruang, bukan pertemuan yang berakhir kebahagiaan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines