Retrospeksi | Seri Self Acceptance✅

Retrospeksi | Seri Self Acceptance✅

  • WpView
    Reads 400,813
  • WpVote
    Votes 32,351
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 23, 2025
Sebab tidak segalanya dapat kita mengerti, meski begitu beberapa hal dapat lebih mudah dihadapi dengan sebuah penerimaan. Rasa sakit yang didapati, sesesak apapun, itu hanyalah sementara, dan penerimaan tulus dari rasa sakit yang didapat, itulah yang kekal. The most terrifying thing is to accept oneself completely. Lantas, ini tentang Anindya dan proses penerimaan terhadap takdir yang rumit sebagai langkah kecil untuk berdamai dengan dirinya sendiri. Cover by : canva
All Rights Reserved
#71
selfacceptance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • Mr. Black Hood (COMPLETED)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • C
  • Breathe
  • Sampai Saat Ini, Aku Masih Mengagumi Dirimu
  • IMPERFECT
  • DEAR RAGA

Raga hidup dalam dunia yang tak pernah benar-benar memahami dirinya. Ia tak peduli dengan bisikan atau tatapan penuh tuduhan. Yang ia tahu, hanya satu hal yang membuatnya bertahan-Abangnya. "Hidup Raga bukan untuk mereka, Bang. Raga cuma punya Abang." Bersama luka yang mengikat, ia berjalan di antara kenyataan dan bayang-bayang. Apakah ia yang terlalu pandai menyembunyikan sakitnya? Atau justru dunia yang memilih untuk tidak melihatnya? "Raga bukan orang gila." "Raga bukan pembunuh, Bang." Tapi apakah ada yang benar-benar percaya? ______________________ [BELUM REVISI!] #PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!! #Karya ini murni hasil pemikiran saya sendiri... #Bila ada kesamaan nama tokoh Dll itu murni ketidak sengajaan... #Masih banyak Typo mohon maaf By:El

More details
WpActionLinkContent Guidelines