My Shadow Guardian Angel [SLOW UPDATE]

My Shadow Guardian Angel [SLOW UPDATE]

  • WpView
    Reads 375
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 5, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
'Dia' ternyata yang selama ini melindungiku... 'Dia' yang ternyata selama ini mengawasiku... Dari kejauhan tak terbatas...mendorongku untuk mengetahui jati diriku... Pokoknya, apapun yang 'dia' lakukan adalah demi kebaikanku... Bukan siapa-siapaku... Hanya bayangan dengan aura lembut yang aku sendiri tak tau siapa 'dia'.... Aurel, remaja 15 tahun ini harus ditinggal kedua orang tuanya di dunia sendirian saat tahun baru. Tanpa ada sanak saudara, hanya sendirian. Akan tetapi dia tidak menyadari, bahwa dari jauh dalam dirinya, 'dia' terus menemani Aurel. Membukakan 'mata ilusi' Aurel untuk melihat dunia kedua miliknya yang selama ini tidak pernah disangkanya. . . . Note: Kisah ini hanyalah fiksi semata. Author membuat sesuai dengan jalan pikirannya sendiri. Jadi, bila ada kesamaan cerita atau tokoh, harap dimaafkan.
All Rights Reserved
#20
yunani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAREAPADA [Revision]
  • Become Straight World (Hiatus!)
  • INDIGO 2 [END]
  • Loving Like The Sun
  • Bulan Retak di Langit Senja
  • Blue Trapped In BL Novel
  • Becoming A Mother Of Twins After Leaving Experimental Laboratory

Mareapada The Secret of The Universe. Ketika semuanya telah hancur dan terlambat. Hanya keluarganya yang bertahan, dan terlambat menyelamatkan perempuannya. "Aku saja yang dihukum, mengapa harus dia juga?" Mereka melindungi sekaligus menghancurkan. Memang seharusnya karma menyertai keduanya. Kembali kepelukan. Namun, dunia yang berbeda untuknya membuat Arte Daimon memanfaatkan anak sulung pengusaha terbesar yang sudah berdiri berpuluh-puluh tahun dan terus beregenerasi, yang diketahui manusia. Mungkin, ini keserakahan yang dapat dimaklumi. "Apapun untuk kebahagiannya, waktunya terlalu singkat untuk hidup. Kalau dia mampu menembak jantungku, aku ingin mati secepatnya, bersamanya, berulang kali." Asgar mengulangi lagi ucapannya, "kak, apa yang mami lakukan sampai kita dapat hukuman? Apa yang kamu lakukan dengan semua pecahan kaca ini?." Achilles hanya menggeleng dan menjawab. "Asgar, hiduplah seperti yang kamu mau saja, jangan pedulikan aku. Berbahagialah!" Laki-laki bersaudara itu hanya saling menguatkan, dan bertindak semaunya demi keinginannya tercapai. "Demi Arte, 'kan?" 2025©AISA

More details
WpActionLinkContent Guidelines