Story cover for Days Without You by RitsunoMizu12
Days Without You
  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Sep 09, 2018
Kehadiran tetangga barunya, membuat Faren merasa sedikit terusik. Bukan, bukan dia tidak menyukai tetangga barunya itu. Bukan fisiknya yang terusik. Namun, hatinya yang terusik. Karena tanpa disadarinya, ia telah menjatuhkan perasaannya kepada tetangga barunya itu. Berulang kali ia mencoba menyangkal akan hal itu dalam dirinya karena ia tidak boleh sampai menaruh perasaan lebih kepada tetangga barunya. Ada sebuah dinding yang tak bisa ia tembus. Lagipula, ia sudah menetapkan hatinya pada satu orang. Jadi,bukankah salah jika dia sampai menyabangkan perasaannya itu? Tapi, apa juga salah jika perasaan itu hadir dalam dirinya?

"Now I know, which one the good of our leaf, although that is the days without you, cause God will make the best future for us." ~Alisha Faren Rifany


Days Without You™
~Mizu-chan♡
All Rights Reserved
Sign up to add Days Without You to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
DEAR ANNETHA cover
I'm broken [BHS#1]✓ cover
Cold Boyfriend [Ending]  cover
ARFANAZ (COMPLETED✓) cover
Hapless cover
The Cruel Boy cover
KISAH cover
Our Times (Completed)  cover
Buku Harian Haryan cover

DEAR ANNETHA

14 parts Complete

It's not funny! - - - - • Annetha Kannaya Zafira "Kapan aku merasa bahagia? kenapa aku harus hidup tanpa kasih sayang papa? kapan ada seseorang yang rela menemani hidupku?" ucap Annetha di kesunyian malam yang ia lalui sambil menatap dinding kamarnya yang nan-indah bagi Annetha. • Adnan Gafaula Cardwell "Annetha, kamu itu bagai tanah di rumahku, jika tidak ada tanah maka rumah ini tidak akan sempurna, kamu itu bagaikan air... layaknya air hujan yang sangat deras dan mampu membahasi siapapun yang berdiri dibawahnya, dan aku lah orang yang akan menampung semua air itu termasuk air mata kebahagiaanmu" - -Nyatanya- Maafkan aku yang selalu membuatmu sedih, aku mengetahui semua tentangmu, tapi aku masih mampu menyakitimu diluar sana, aku rela membahagiakanmu sekalipun itu menempuh waktu lama agar dapat tercapai. -Aku mengenalmu dari kecil, dan aku orang yang paling kamu sayangi saat itu dan kita sering bermain-main bersama dulu.