Days Without You

Days Without You

  • WpView
    LECTURAS 72
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 26, 2019
Kehadiran tetangga barunya, membuat Faren merasa sedikit terusik. Bukan, bukan dia tidak menyukai tetangga barunya itu. Bukan fisiknya yang terusik. Namun, hatinya yang terusik. Karena tanpa disadarinya, ia telah menjatuhkan perasaannya kepada tetangga barunya itu. Berulang kali ia mencoba menyangkal akan hal itu dalam dirinya karena ia tidak boleh sampai menaruh perasaan lebih kepada tetangga barunya. Ada sebuah dinding yang tak bisa ia tembus. Lagipula, ia sudah menetapkan hatinya pada satu orang. Jadi,bukankah salah jika dia sampai menyabangkan perasaannya itu? Tapi, apa juga salah jika perasaan itu hadir dalam dirinya? "Now I know, which one the good of our leaf, although that is the days without you, cause God will make the best future for us." ~Alisha Faren Rifany Days Without You™ ~Mizu-chan♡
Todos los derechos reservados
#402
memories
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DEAR ANNETHA
  • Cold Boyfriend [Ending]
  • RAVIEL [END]
  • ARGA [Completed]
  • Buku Harian Haryan
  • Sakit? |✔
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • AYO MOVE ON!

It's not funny! - - - - • Annetha Kannaya Zafira "Kapan aku merasa bahagia? kenapa aku harus hidup tanpa kasih sayang papa? kapan ada seseorang yang rela menemani hidupku?" ucap Annetha di kesunyian malam yang ia lalui sambil menatap dinding kamarnya yang nan-indah bagi Annetha. • Adnan Gafaula Cardwell "Annetha, kamu itu bagai tanah di rumahku, jika tidak ada tanah maka rumah ini tidak akan sempurna, kamu itu bagaikan air... layaknya air hujan yang sangat deras dan mampu membahasi siapapun yang berdiri dibawahnya, dan aku lah orang yang akan menampung semua air itu termasuk air mata kebahagiaanmu" - -Nyatanya- Maafkan aku yang selalu membuatmu sedih, aku mengetahui semua tentangmu, tapi aku masih mampu menyakitimu diluar sana, aku rela membahagiakanmu sekalipun itu menempuh waktu lama agar dapat tercapai. -Aku mengenalmu dari kecil, dan aku orang yang paling kamu sayangi saat itu dan kita sering bermain-main bersama dulu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido